BNNK Kobar Gelar Workshop Bersama 12 Wartawan Kobar

MAN/BERITA SAMPIT - 12 Wartawan Kabupaten Kobar, usai Acara Workshop foto bareng dengan dr. Novera Pembriyani dan Pantia Penyelenggara Workshop dari BNNK Kobar.

PANGKALAN BUN – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar workshop penguatan kapasitas kepada Insan Media untuk mendukung kota tanggap ancaman narkoba, di Hotel Ali Baba Pangkalan Bun, Selasa 14 September 2021.

Kepala BNNK Kobar, AKBP I Wayan Korna, mengatakan bahwa wartawan janganlah bosan untuk menerima berbagai masukan tentang bahaya narkoba, yang nanti akan disampaikan oleh sejumlah pemateri/nara sumber dalam acara tersebut.

“Semoga dalam acara workshop ini para peserta semakin menambah wawasannya, khususnya dalam rangka membantu mengingatkan kepada masyarakat bahwa menyalahgunakan narkoba itu sangat berbahaya,” kata I Wayan Korna saat membuka acara wokrshop.

Setelah sambutan dari Kepala BNK Kobar, kemudian acara workshop langsung dikawal oleh Seksi Acara Bagus Ridho Akustyo, S.KM, Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNN Kobar dan Nevi Susanti, SH, Sub Koordinator Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, yang memandu acara.

BACA JUGA:   Ketahuan Curi TBS, Dua Pria Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Bagus Ridho menyampaikan, nara sumber kegiatan tersebut yakni Drs. Edie Faganti Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kobar, Jul Indra Dhana Nasution, SH., MH Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kobar, dr. Novera Pembriyani, M. Biomed, SP.Kj Dokter Spesialis Kejiwaan RSSI Pangkalan Bun, dan Syamsudin, SH.I Ketua PWI Kobar.

Kemudian acara langsung dipandu Nevi Susanti yang menghadirkan pemateri pertama Edie Faganti Kepala Badan Kesbangpol, yang mengupas tentang peranan Pemkab Kobar membantu penanggulangan bahaya narkoba.

BACA JUGA:   Polisi ungkap Modus Pria yang Ngaku Kasatlantas

Disusul, pemateri kedua Jul Indra Dhana Nasutian dari Kejari Kobar, yang membeberkan tentang hukuman kepada para pelaku/tersangka kasus tindak pidana narkoba.

Sedangkan, nara sumber dari PWI Kobar, Syamsudin yang menjelaskan tentang peranan pers, yang selama ini telah banyak membantu menyuarakan dalam berita tentang berbagai kasus narkoba.

Pemateri terakhir, dr. Novera Pembriyani yang banyak mengupas tentang bahaya narkoba yang telah menyerang sejumlah korban (manusia), karena ketagihan narkoba. Acara ditutup dengan pembagian serifikat dari BNNK kepada para peserta workshop. (Man/beritasampit.co.id).