Fraksi PKS Soroti Soal Air Bersih di Mura

LULUS/BERITA SAMPIT- Ketua Fraksi PKS, Imanudin S,Pd.I

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) mempunyai tekat yang besar untuk menuju Mura Emas tahun 2030. Oleh sebab itu, kata-kata EMAS sering teringiang ditelinga masyarakat yang di artikan Elok, Mandiri Aman dan Sejahtera.

Namun, pada kenyataannya, hingga sampai saat ini permasalahan air bersih yang ditanggani oleh Perusahaan Daerah (Perumda) Danum Pomolum masih belum bisa memberikan pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat secara merata khususnya di Kota Puruk Cahu.

Apalagi, air bersih ini merupakan hajat orang banyak yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari, hal tersebut juga merupakan sebagai penunjang kesejahteraan bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Mura.

BACA JUGA:   Wakil Ketua II DPRD Mura: Media Punya Fungsi yang Vital

Permasalahan air bersih ini terus menjadi agenda tahunan bagi masyarakat. Sebab, setiap musim kemarau ketersedian air bersih di Dirung Karengkang selalu mengalami kekeringan. Sehingga tidak bisa menyuplai air bersih ke masyarakat Kota Puruk Cahu dan sekitar.

Oleh karena itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Mura, Imanudin angkat bicara pada rapat Paripurna ke-2 masa sidang III dalam rangka Pemandangan Umum Fraksi- Fraksi DPRD terhadap Raperda tentang RAPBD Perubahan tahun anggaran 2021, Raperda tentang Pembubaran Perusahaan Daerah (Perusda) Petak Malai Buluh Marindu dan Perubahan RPJMD 2018-2023.

BACA JUGA:   Ketua DPRD Mura Sarankan Pemda Fokus Anggaran 2022 Penyediaan Sektor Pangan

Menurutnya, pemerintah daerah harus focus mengatasi permasalahan air bersih khususnya dalam kota Puruk Cahu, terlebih di desa-desa yang sampai saat ini belum terealisasikan. Dimana, kebutuhan air bersih merupakan hajat hidup orang banyak dipakai dan diperlukan setiap saat.

“Tetapi permasalahan ini dari tahun ke tahun dan sampai saat ini hanya sebatas PR yang tak berujung, permasalahan ini tentu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk bagaimana memikirkannya dan kemudian permasalahan air bersih ini tidak terulang lagi,” Pungkas Imanudin.

(Lulus/beritasampit.co.id)