DPRD Dorong Desa Prioritaskan Infrastruktur Jalan

Johansyah

PURUK CAHU- Kabupaten Murung Raya (Mura) mempunyai luas wilayah 23,700 Kilometer yang terdiri dari 10 kecamatan, 9 kelurahan dan 116 desa. Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Mura paling luas wilayahnya.

Maka dari itu, dengan luas wilayah itu tentu jangkauan ke beberapa desa maupun kecamatan lainnya cukup jauh. Sehingga, yang menjadi kendala pemerintah daerah saat ini membangun infrastruktur cukup lambat.

Walaupun demikian, bukan hanya peran pemerintah daerah (Pemda) saja yang mempunyai tanggung jawab membangun daerahnya. Namun, juga menjadi tanggungjawab pemerintah desa yang menjadi ujung tombak pembangunan Pemda.

BACA JUGA:   Tiga Raperda Murung Raya Resmi Disahkan

Oleh karena itu, Anggota Komisi II DPRD Mura, Johansyah terus menekankan agar perhatian dan prioritas pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan atau pelosok yang ada di Kabupaten Mura tetap harus diupayakan.

“Pada saat ini masih banyak desa yang mengalami ketertinggalan dalam hal infrastrukturnya, terutama akses jalan dan ini merupakan pekerjaan rumah yang memang harus perlahan-lahan sudah mulai dibenahi oleh pemerintah daerah,” ujar Johansyah, Selasa 21 September 2021.

Disampaikan politisi dari Dapil III ini, Kecamatan Permata Intan, Sumber Barito, Seribu Riam dan Uut Murung itu, memang sudah bukan rahasia lagi jika daerah pelosok tersebut kebanyakan berada di daerah hulu Barito, yang mana pada saat ini pemerintah daerah sedang mengupayakan pembangunan infrastruktur jalan yang memadai agar bisa mempermudah akses keluar masuk ke wilayah tersebut.

BACA JUGA:   Warga Dapil II Mura Keluhkan Serapan Tenaga Kerja Lokal Masih Belum Berimbang

“Selain infrastruktur jalan, ketersedian listrik dan air bersih juga bisa menjadi perhatian khusus dari pemerintah, yang mana pada saat ini masih ada wilayah yang masih belum dialiri listrik dan harapan kita perlahan semua dapat direalisasikan dengan baik,” Harapnya.

(Lulus/beritasampit.co.id)