Masyarakat Pulau Hanaut Minta Dapil III Desak Bupati Kotim Tuntaskan Soal Ini

SERAP ASPIRASI : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Dapil III DPRD Kotim wilayah selatan saat reses di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Pulau Hanaut yang dihadiri Camat Pulau Hanaut dan Kades Makarti Jaya.

SAMPIT – Kehadiran anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Dapil III di Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, pada saat reses dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang dianggap skala prioritas. Salah satunya, menuntaskan peningkatan infrastruktur jalan induk yang sempat tertunda.

“Ini suara masyarakat pada saat reses yang dihadiri oleh Dapil III, mereka meminta kepada wakil rakyat yang merupakan dapil mereka untuk mendorong infrastruktur jalan induk dari Kecamatan Seranau menuju Kecamatan Pulau Hanaut,” ucap Anggota DPRD Kotim Dapil III H Bunyamin, usai reses di Balai Desa Rawa Sari, Senin 20 September 2021.

BACA JUGA:   Fraksi PDI-P Kotim Berikan Catatan Terkait Tiga Ranperda

Dia menjelaskan, infrastruktur jalan induk mulai dari Desa Cempaka Mulia Timur, Kecamatan Cempaga sudah tembus hingga Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, bahkan sudah bisa dilalui kendaraan roda 2 dan 4.

Sedangkan mulai dari Kelurahan Mentaya Seberang menuju ke wilayah Kecamatan Pulau Hanaut, lanjut Bunyamin, sesuai janji Bupati Kotim akan ditembuskan sampai ke Desa Rawa Sari dan Desa Makarti Jaya.

“Kami dari komisi IV DPRD Kotim bidang infrastruktur mendesak pemerintah daerah atau Bupati Kotim untuk melanjutkan proyek peningkatan infrastruktur jalan induk setidaknya tahun depan sudah sampai ke Desa Rawa Sari,” tegas mantan Kades Jaya Kelapa, Kecamatan Mentaya Hilit Selatan ini.

BACA JUGA:   Pembelajaran Tatap Muka di SMK Negeri 1 Sampit Tetap Perketat Prokes

Sekadar diketahui, tahun ini pemerintah daerah tetap melanjutkan peningkatan infrastruktur jalan induk dari Kelurahan Mentaya Seberang. Hanya saja, informasi panjangnya 4.500 meter. Pengerjaan proyek itu diperkirakan tuntas hingga ke Desa Rawa Sari dan Desa Makarti Jaya, Kecamatan Pulau Hanaut, tahun 2022 mendatang.

(ifin/beritasampit.co.id)