Polisi Kejar Pembuang Bayi di Kotim

IST/BERITA SAMPIT - Bayi malang yang diduga ditelantarkan tersebut, telah mendapatkan perawatan diruang anak RSUD dr. Murjani Sampit. Senin 20 September 2021.

SAMPIT – Hingga saat ini, polisi masih belum menemukan terduga pelaku atau orang tua yang telah menelantarkan atau membuang bayinya di teras rumah warga di Desa Penyang Km 36 Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Saat ini kami masih melakukan lidik terhadap kasus tersebut,”kata Kapolsek Telawang Ipda Rahmat Efendi, saat dikonfirmasi media ini, Selasa 21 September 2021.

Dari hasil dugaan sementara polisi, bahwa bayi malang yang diperkirakan baru dilahirkan tersebut memang sengaja dibuang dengan ditinggalkan di rumah warga.

BACA JUGA:   Masyarakat diminta Tetap Waspada COVID-19, Gubernur Kalteng: Jangan Sampai Lengah dan Kendor

“Mohon doanya, Semoga dalam waktu dekat kita bisa menangkap orang tua bayi tersebut,”ujarnya.

Sebelumnya, pada Senin 20 September sekitar pukul 03.50 subuh, Mesja (76) pemilik rumah beserta istrinya Supriah (73) dan anaknya Cicin (49), dibuat terjaga dari tidurnya saat mendengar tangisan bayi.

Mereka pun bangun dan mencari dimana sumber tangisan tersebut berada, dan saat membuka pintu depan terlihat bayi di teras rumahnya.

Kondisi bayi juga masih ada darah dengan tali pusar yang masih belum berpotong. Diduga bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut baru dilahirkan dan sengaja dibuang dengan cara ditinggal di rumah warga tersebut.

BACA JUGA:   Permudah Informasi Pengelolaan RHL, Kementerian LHK Ajarkan Pembuatan Mobile Apps Pemetaan

Mengetahui adanya penemuan bayi tersebut, sontak saja warga sekitar geger, yang kemudian pemilik rumah melapor ke RT setempat, dengan melanjutkan memanggil bidan untuk memberikan pertolongan pertama.

Setelah bayi dibersihkan, kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Telawang, yang kemudian menindaklanjuti membawa bayi malang tersebut ke RSUD dr. Murjani Sampit, guna mendapatkan perawatan.

(Cha/beritasampit.co.id)