Dinas Kesehatan Barito Utara Perkuat Pelayanan Kesehatan Lansia

Dinas Kesehatan Barito Utara gelar pertemuan penguatan pelayanan lansia terkait COVID-19 di Muara Teweh, Kamis 23 September 2021.//Ist-ANTARA/Dokumen Pribadi;

MUARA TEWEH – Dinas Kesehatan Barito Utara, melaksanakan pertemuan penguatan pelayanan lanjut usia (Lansia) terkait COVID-19 di daerah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Siswandoyo, mengatakan, di era pandemi COVID-19 ini, kelompok lansia merupakan kelompok yang paling berisiko mengalami keparahan/morbiditas dan mortalitas akibat penyakit yang disebabkan virus corona itu

Menurut dia, angka mortalitasnya meningkat seiring dengan meningkatnya usia yaitu pada populasi umur 45-54 tahun adalah delapan persen, 55-64 tahun 14 persen, dan 65 tahun ke atas 22 persen.

“Untuk itu pencegahan penularan melalui upaya promotif dan preventif kepada kelompok usia lanjut ini sangat penting dilakukan baik ditingkat keluarga, masyarakat dan fasilitas kesehatan,” kata Siswandoyo, dikutip dari Antara, Kamis 23 September 2021.

BACA JUGA:   Capaian Vaksinasi di Barito Utara Terendah Nomor Dua di Kalteng

Selain pencegahan penularan virus corona kepada kelompok usia lanjut, perlu juga diantisipasi dampak dari kebijakan pembatasan sosial terharap kesehatan lansia seperti kesehatan mental dan kognitif lansia.

Di samping itu meningkatnya jumlah lansia yang menderita penyakit kronik serta meningkatnya angka komplikasi penyakit kronik dan jumlah lansia yang mengalami ketergantungan dengan akses terhadap layanan kesehatan yang terhambat.

“Lansia sebagai kelompok rentan tentu saja sangat membutuhkan dukungan dari keluarga dan masyarakat agar kesehatan dan kualitas hidup lansia dimasa pandemi COVID-19 dapat tetap terjaga seoptimal mungkin,” katanya.

BACA JUGA:   Jasad Korban Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan

Siswandoyo mengatakan, pada era pandemi COVID-19 ini tetap dituntut untuk mencapai target standar pelayanan minimal (SPM) pelayanan kesehatan lanjut usia. Pemantauan dan pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat lanjut usia harus terus dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai standar pelayanan.

“Untuk itu melalui kegiatan ini saya berharap agar pemegang program lansia puskesmas bisa menjadi penggerak dan berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya kesehatan lansia dalam rangka pemenuhan target standar pelayanan minimal di puskesmas,” kata Siswandoyo.

(Antara/BS-65/beritasampit.co.id)