Jelang PTM, Dewan Minta Orangtua Dukung Vaksinasi Bagi Pelajar

LULUS/BERITA SAMPIT - Wakil Ketua Komisi I DPRD Mura, Tuti Marheni.

PURUK CAHU- Hampir dua tahun peserta didik tidak mendapatkan pelajaran yang maksimal dikarenakan wadah pandemi Covid-19 melanda tanah air di berbagai daerah khususnya di Kabupaten Murung Raya (Mura).

Oleh karena itu, Pemerintah pusat maupun daerah sudah mulai mengambil kebijakan dalam rangka penyelenggaraan sekolah tatap muka bagi daerah yang berada di zona hijau.

Sebelum pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, maka siswa wajib mengikuti vaksinasi untuk membuat kekebalan tubuh dari berbagi virus terutama Covid-19.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Mura, Tuti Marheni menyebutkan peran orang tua atau wali murid sangat penting untuk mensukseskan pelaksanaan vaksinasi serta memberikan pemahaman kepada anak-anak agar dapat diberikan vaksin Covid-19 menjelang kegiatan PTM terbatas yang saat ini sudah mulai dilaksanakan.

BACA JUGA:   RAPBD Perubahan Disahkan, Ini Realisasi Anggarannya

“Karena peran orang tua sangat diperlukan agar tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan PTM terbatas ini bisa sesuai dengan apa yang diharapkan,” ungkap Tuti Marheni kepada wartawan, Kamis 23 September 2021.

Politisi Partai Nasdem ini menerangkan dalam memberikan perlindungan imunitas kekebalan tubuh terhadap penularan Covid-19 bagi anak-anak yang sudah berusia 12-18 tahun ini sangat penting.

BACA JUGA:   Sebelum Muscab Ke- V, Sekretaris DPW Bersama Pengurus DPC PPP Silaturahmi Ke Ponpes Nailul Authar

Oleh sebab itu, para orang tua jangan terpengaruh terhadap setiap informasi hoax yang berkembang di media sosial terhadap pemberian vaksin terhadap anak-anak.

Seperti diketahui, pemerintah sendiri telah mengeluarkan anggaran yang cukup besar dalam memberikan ketersediaan vaksin secara gratis agar dapat melindungi masyarakat terhadap penularan Covid-19.

“Harapan kita jalannya proses pendidikan dapat kembali seperti sediakala, tentu dalam kondisi ini pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan kita semua, orangtua murid tentunya,” pungkasnya.

(Lulus/beritasampit.co.id)