Puskesmas Parado Dibobol Pencuri, Kepala Puskesmas Ungkap Sejumlah Fakta

Pintu di Puskesmas Parado yang dibobol pencuri

BIMA – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Parado Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dibobol pencuri pada Selasa 21 September 2021 malam.

Pencuri bobol ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang Gizi Puskesmas. 4 unit tiang infus, 1 buah printer serta 2 dus biskuit untuk ibu hamil dan balita di Puskesmas Parado raib dibawa pencuri.

Kepala Puskesmas Parado H. Abdul Salam S.Kep. geram dengan tindak pencurian ini. Yang ia sesali di masyarakat Parado ini tidak memberikan kenyamanan pada tenaga kesehatan dalam hal pelayanan. Salah satu contoh, tiang infus diambil oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

“Buat apa sih diambil, bagaimana kami bisa memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat sedangkan alat-alat untuk kebutuhan pasien malah diambil oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab. Itukan buat kebutuhan kita dan masyarakat,” tuturnya, Kamis 23 september 2021.

BACA JUGA:   Akhirnya, Komplotan Gendam Lintas Provinsi Berhasil Diamankan Polisi

Dengan adanya kejadian seperti ini, para tenaga kesehatan yang dibawah naungan Puskesmas Parado merasa tidak nyaman dan merasa terancam. “Inikan membuat kami tidak nyaman bekerja, yang pada akhirnya semua tenaga kesehatan minta pindah. Nah, dapat tenaga dari mana lagi kalau minta pindah,” ujar Abdul Salam.

Dia juga mengungkap, hal serupa juga pernah terjadi tiga bulan yang lalu, 1 unit laptop dan 1 buah printer juga jadi sasaran para pencuri.

BACA JUGA:   Pesan Damai Dari Bumi Poso Untuk Bima Ramah, Perjalanan Hidup Panglima Akan Dibedah di Lintas Donggo

“Pelaku diduga lebih dua orang ini menggondol sejumlah barang berharga diantaranya 1 buah laptop dan 1 buah printer yang berada di ruangan tata usaha,” ungkapnya.

Menurut Abdul Salam, pelaku melakukan aksi tersebut masuk melalui tiang bangunan profil tank penampungan air dengan cara memanjat dan mencongkel jendela ruangan tata usaha.

Ia mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga Puskesmas Parado, karena untuk kebutuhan semua.

Sementara itu, untuk mengantisipasi gangguan pelayanan, pihak Puskesmas Parado menggunakan laptop pribadi milik pegawai. Dia menduga pelaku telah mengamati dulu sebelum beraksi. (Nain/beritasampit.co.id).