Lagi, PT IMK dan Pemkab Mura Gelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan Untuk 13 Desa

LULUS/BERITA SAMPIT - Management PT. IMK, Eko Subagyo saat menyampaikan sambutan pada pelatihan pengelolaan Keuangan untuk 13 desa.

PURUK CAHU – Lagi-lagi PT Indo Muro Kencana (IMK) menunjukkan komitmennya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar pelatihan Pengelolaan Keuangan untuk 13 desa.

Adapun desa yang mengikuti pelatihan tersebut yakni, Tahujan Ontu, Datah Kotou, Olung Hanangan,  Dirung Lingkin, Oreng, Puruk Kambang, Olung Muro, Tumbang Bantian, Tambelum, Batu Mirau, Mangkulisoi, Konut dan Mangkahui yang berlangsung selama dua hari Senin 27-28 September di GPU Tira Tangka Balang Puruk Cahu.

Mewakili Management PT. IMK, Eko Subagyo mengatakan, pelatihan peningkatan kapasitas Pemerintah Desa terus dilaksankan untuk desa-desa di lingkar tambang PT IMK. Selain itu, pelatihan ini juga merupakan rangkaian dari pelaksanaan pelatihan sebelumnya, terkait dengan kelembagaan Desa.

BACA JUGA:   Pemdes Bahitom Gelar Seleksi Calon Perangkat Desa

“Ini merupakan upaya kami dalam mendukung program Pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas Pemerintah Desa melalui pelatihan, serta pengelolaan keuangan desa dan sebagiannya di dalam tata pengelolaan keuangan desa itu, tidak terlepas karena desa sebagai bagian yang paling dekat dengan masyarakat yang tentunya juga mengelola sumber daya, sumber dana internal maupun dana dari pusat provinsi maupun kabupaten,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Mura melalui Asisten I Setda bidang Pemerintahan dan Kesra, Serampang menyampaikan, aparatur Pemerintah Desa sebagai bagian dari unsur Sumber Daya Manusia Aparatur Negara mempunyai peranan penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Menurutnya, kewenangan dan tanggungjawab Pemerintah Desa yang semakin berat dapat dilihat dari semakin banyaknya anggaran keuangan yang harus dikelola oleh Pemerintah Desa, baik itu anggaran yang bersumber DD maupun DD.

BACA JUGA:   Fraksi PAN Dorong OPD di Mura Tingkatkan PAD

“Mengingat masih rentannya permasalahan pengelolaan dana desa, selain regulasi juga diperlukan media yang mudah dipahami dan diaplikasikan oleh aparat Pemerintah Desa untuk membantu mempermudah dalam pengelolaan dana desa,” ujarnya.

Serampang mengingatkan agar dapat dengan serius mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber, sehingga nantinya dapat memahami secara utuh tentang pengelolaan keuangan desa dengan menggunakan aplikasi Siskeudes secara professional dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik dan benar.

“Saya atas nama Pemkab Mura mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PT IMK atas program CSR nya yang telah berkenan menggandeng kami untuk memberikan pelatihan-pelatihan kepada aparatur Pemerintah Desa,” pungkasnya. (Lulus/beritasampit.co.id).