Resky Gustiandi Nyatakan Diri Maju jadi Ketua KNPI Kotim

ILHAM/BERITA SAMPIT - Resky Gustiandi (Tengah)

SAMPIT – Perebutan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kotawaringin Timur (Kotim) diprediksi akan lebih sengit. Menjelang masa berakhir kepengurusan yaitu periode 2019-2022. Mulai muncul kandidat yang menyatakan kesiapan diri menjadi bakal calon Ketua KNPI tersebut.

Pernyataan itu muncul dari sosok pemuda bernama Resky Gustiandi atau yang lebih akrab dipanggil Resky, merupakan putra daerah asli Kabupaten Kotawaringin Timur. Lahir di Sampit, 27 Agustus 1998.

Pemuda yang merupakan lulusan dari Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Surakarta ini menyatakan kesiapnya mencalon menjadi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kotim.

Semasa kuliah pemuda karismatik ini, aktif dalam berbagai forum akademik Nasional maupun Internasional hingga berhasil membawa nama kampusnya ke negeri jiran, Malaysia.

Tidak hanya berprestasi dan unggul dari segi akademik. Resky juga mampu berkontribusi dan memberikan sumbangsih untuk mahasiswa dan rakyat melalui beberapa kegiatan organisasi dengan menjadi Wakil Presiden Mahasiswa UMS, memimpin kurang lebih 25 ribu mahasiswa dari 48 Program Studi dengan berbagai latar belakang, serta menjadi aktivis organisasi lainnya semasa di bangku Tsanawiyah hingga Kuliah.

BACA JUGA:   IPMK Palangka Raya Peduli Korban Kebakaran di Bapinang Hulu, Bantu Uang Tunai Rp 7,5 Juta

Dengan berbagai prestasi yang dia miliki, Resky yang memang aktif berorganisasi sejak berada di bangku Madrasah Tsanawiyah hingga selesai di Perkuliahan betekad untuk kembali dan memberikan kontribusinya sebagai pemuda untuk membangun daerah.

“Motto Habaring Hurung menjadi semangat saya, bahwa sudah saatnya anak muda di Kabupaten Kotim, tidak melupakan akar atau meninggalkan cita-cita yang sebelumnya sudah dibangun oleh para pendiri,”katanya, Senin 27 September 2021.

“Kemajuan zaman dan perkembangan pembangunan yang begitu pesat di Kabupaten Kotawaringin Timur, harus berbanding lurus dengan skill dan human capital atau sumber daya manusia yang dimiliki oleh anak muda,”lanjutnya.

Menurutnya, katalisasi atau percepatan peningkatan kapasitas anak muda harus dapat dilakukan oleh KNPI sebagai inkubator sekaligus katalisator sehingga melahirkan anak-anak muda yang kreatif, inovatif, dan memiliki mental yang agile (taktis dan fleksibel) terhadap tantangan perubahan.

BACA JUGA:   Wujudkan Program Tol Sungai, Pemkab Kotim Gandeng Investor Keruk Alur Sungai Mentaya

Melalui perkembangan teknologi yang begitu pesat seharusnya dapat menjadi refleksi sekaligus motivasi untuk kembali ke akar dan falsafah yang dimiliki yaitu habaring hurung.

“Hal tersebut justru menjadi momentum di mana saatnya anak muda di Kabupaten Kotawaringin Timur ini, dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk menciptakan kontribusi dan karya-karya yang besar untuk daerah,”pungkasnya.

Seperti diketahui DPD KNPI Kalteng mulai mengatur jadwal pelaksanaan MUSDA ke 15, sebelum dilaksanakan MUSDA akan dilakukan terlebih dahulu Rapat Pimpinan Paripurna daerah (Rapimpurda) yang akan digelar pada 09 Oktober 2021.

Di Rapimpurda nanti akan membahas dan memverifikasi kembali seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang bernaung di KNPI.

Hal serupa juga nanti akan dilakukan DPD KNPI Se-Kalteng lainya setelah selesai MUSDA KNPI Kalteng.

(Cha/beritasampit.co.id)