Jembatan Kayu Penghubung Desa Batu Makap dan Tumbang Kunyi Nyaris Putus

IST/BERITA SAMPIT - Warga Tumbang Kunyi saat menunjukkan jembatan kayu penghubung yang nyaris putus termakan usia.

PURUK CAHU – Sebuah jembatan terbuat dari bahan kayu ulin penghubung Desa Batu Makap menuju Kelurahan Tumbang Kunyi Kecamatan Sumber Barito di Kabupaten Murung Raya (Mura) mengalami rusak parah.

“Kejadian tiang penyangganya patah pada Selasa (28/9/2021) malam lalu. Sejak kejadian itu akses Desa Batu Makap menuju Kelurahan Tumbang Kunci tidak bisa dilalui sehingga mengganggu mobilitas warga,” ucap Borry, warga Kelurahan Tumbang Kunyi, Kamis 30 September 2021.

Akibatnya, akses darat dari dan menuju Kelurahan Tumbang Kunyi atau arah sebaliknya tidak bisa dilalui oleh masyarakat dan terpaksa harus mencari alternatif jalan lain.

BACA JUGA:   Pemkab Murung Raya Siap Sambut Tahun Kelima kerja sama UHC 2022

“Kondisi jembatan yang hampir roboh itu dikarenakan salah satu tiang penyangga jembatan patah karena termakan usia,” kata Borry lagi.

Menurut Borry, robohnya jembatan itu diduga karena tidak adanya perawatan dari pihak berwenang sehingga kayu penyangga jembatan yang terbuat dari ulin lapuk termakan usia dan akhirnya patah.

“Pasca jembatan itu tidak bisa dilalui karena hampir roboh membuat akses keluar masuk orang dan barang dua wilayah itu tidak bisa dilakukan. Jalur alternatif terpaksa menggunakan jalur Sungai Barito,” tambah warga ini lagi.

BACA JUGA:   Dewan Ingatkan Perbaikan Jalan Jangan Hanya Fokus Di kota

Menanggapi keluhan warga itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mura, Paulus K. Manginte mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penanganan terhadap jembatan tersebut.

“Kami sedang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura untuk penanganan dimaksud,” singkat Paulus. (Lulus/beritasampit.co.id).