Reformasi Struktural Penting untuk Penuhi Target Pertumbuhan Ekonomi 2022

Anggota Banggar DPR RI Mukhtarudin. (dok: pribadi).

JAKARTA— Meski Indonesia telah resmi keluar dari zona resesi setelah pertumbuhan ekonomi kuartal II-2021 mencapai 7,07% secara year on year (yoy).

Namun bagi Mukhtarudin, politisi Golkar Dapil Kalimantan Tengah ini melihat pandemi Covid-19 tidak boleh melalaikan DPR RI dari agenda-agenda yang tak kalah pentingnya yakni reformasi struktural, demi menciptakan fondasi yang kokoh bagi kebangkitan pembangunan pasca pandemi.

Reformasi struktural, menurut Mukhtarudin, menjadi syarat perlu agar potensi perekonomian nasional dapat dioptimalkan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

“Saya kira reformasi struktural penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, agar kembali ke jalur sebelum pandemi ya,” ujar Mukhtarudin, Kamis, (30/9/2021).

BACA JUGA:   Presiden Kunjungi Tiga Negara dengan Garuda Indonesia

Diketahui, ada tujuh Rancangan Undang-undang (RUU) ditargetkan selesai dibahas DPR RI pada masa sidang tahun 2021/2022 ini.

Adapun tujuh RUU yang difokuskan penyelesaian pembahasannya sebagai berikut:
RUU tentang Perlindungan Data Pribadi.
RUU tentang Penanggulangan Bencana.
RUU tentang Perubahan Kelima atas Undang Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
RUU tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
RUU tentang Jalan,
RUU tentang Badan Usaha Milik Desa.
RUU tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Selain itu DPR RI bersama Pemerintah akan mempersiapkan pembahasan RUU lainnya yang telah menjadi komitmen bersama, DPR RI dan Pemerintah, di dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2021.

BACA JUGA:   Komisi VII DPR RI: Pajak Emisi Dorong Produksi Mobil Ramah Lingkungan

Namun demikian, Anggota Banggar DPR RI ini bilang reformasi struktural yang telah tertuang dalam sejumlah Rancangan Undang-undang Program Legislasi nasional Prioritas (Prolegnas) tersebut harus dilakukan dengan seksama
dengan penuh kehati-hatian, agar tidak kontraproduktif.

Tahun 2022 merupakan tahun yang sangat menentukan keberhasilan fondasi konsolidasi dan reformasi. Sebab di tahun tersebut, reformasi struktural sangatlah penting.

“Krisis yang terjadi akibat Covid-19 sebagai momentum penting untuk kita melakukan reformasi struktural. Mari bangkit, tahun 2022 yang akan datang merupakan tahun penuh pengharapan bagi kita semua,” pungkas Mukhtarudin.

(dis/beritasampit.co.id)