Wujudkan Zona Hijau Covid-19, Polresta Palangka Raya Gelar Bhakti Kesehatan

IST/BERITA SAMPIT - Petugas saat vaksinasi warga masyarakat.

PALANGKA RAYA – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya terus melakukan Bhakti Kesehatan bagi masyarakat di masa Pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini.

Salah satu wujud Bhakti Kesehatan tersebut yakni dengan menggelar Gerai Vaksin Presisi dan pelayanan Vaksinasi Covid-19 pada Klinik Mapolresta Palangka Raya di Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5, Kota Palangka Raya, Jumat 8 Oktober 2021.

Paurmin Sidokkes, Aipda Hafizh Azharuddin, menjelaskan, gerai tersebut diawaki oleh dirinya dan sembilan orang personel bersama para relawan kesehatan, dengan memberikan pelayanan Vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat umum.

“Sebanyak 72 orang peserta terdaftar dan menerima Vaksinasi Covid-19 dosis satu maupun dua, dengan menggunakan Vaksin Covid-19 jenis Sinovac sebanyak 36 Vial multidose,” ucapnya.

BACA JUGA:   PWI Kalteng Puji Forpeka Gelar Pelatihan Jurnalistik

Adapun rincian sebanyak 72 orang peserta tersebut yakni, dosis satu 43 orang dan dosis dua 29 orang yang berasal dari masyarakat umum, pelayanan publik, lansia hingga remaja usia 12 tahun ke atas.

Gerai Vaksin Presisi itu sendiri merupakan gagasan yang berasal dari Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., guna membantu percepatan tercapainya target Vaksinasi Covid-19 saat ini.

“Gerai vaksin ini digelar dengan tajuk Serbuan Batalyon Vaksinator Polda Kalteng guna menuju daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kota Palangka Raya menjadi Zona Hijau dan terbebas dari Pandemi Covid-19,” pungkas Aipda Hafizh.

Guna menjaga ketertiban dan keberlangsungannya, gerai vaksin tersebut pun menerapkan sistem Pcare guna mendukung proses registrasi sasaran penerima vaksin, screening status kesehatan serta mencatat dan melaporkan hasil pelayanan Vaksinasi Covid-19.

BACA JUGA:   Program Bangga Kencana Fokus Wujudkan Keluarga Berkualitas

“Selain itu juga diterapkan beberapa mekanisme, yakni mulai dari pendaftaran, pengecekan peserta, pemeriksaan kesehatan, vaksinasi dan observasi selama kurang lebih 15 hingga 30 menit,” jelasnya.

Dirinya melanjutkan, prokes pun wajib untuk diterapkan oleh para peserta maupun petugas vaksinasi itu sendiri, mulai dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi (5M).

“Kami akan terus berjuang membantu percepatan tercapainya Vaksinasi Covid-19 di Kota Palangka Raya saat ini, salah satunya yakni dengan menggelar Gerai Vaksin Presisi ini, semoga dapat terus terlaksana secara lancar,” lugasnya. (Hardi/beritasampit.co.id).