Polres Akan Menindak Truk ODOL Yang Melintasi Jalan Kuala Kurun-Palangka Raya

Satlantas Polres Gumas melaksanakan penegakan hukum pelanggaran lalu lintas untuk angkutan barang di ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya, tepatnya di Pos Lantas Sepang, Kecamatan Sepang, Sabtu 9 Oktober 2021.//Ist-ANTARA/Polres Gumas;

KUALA KURUN – Kepolisian Resor Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, menindak tegas truk yang melampaui batas muatan atau over dimension and over load (ODOL) melintasi ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya.

Dilansir dari Antara, Sabtu 9 Oktober 2021, Kapolres Gunung Mas AKBP Irwansah melalui Kasatlantas AKP Azmi Halim Permana, mengatakan, bahwa jalan Kuala Kurun-Palangka Raya hanya dapat dilalui kendaraan bermotor dengan ukuran lebar tidak melebihi 2,1 meter, panjang tidak melebihi 9 meter, ukuran paling tinggi 3,5 meter, dan muatan sumbu terberat (MST)/tonase maksimal 8 ton.

“Status ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 adalah tipe jalan kelas III C,” katanya.

BACA JUGA:   KPK Klarifikasi Beredarnya Informasi Akan Pantau Muktamar NU

Aturan ini telah disosialisasikan ke perusahaan besar swasta baik yang bergerak di bidang pertambangan, kehutanan, maupun perkebunan untuk ditaati.

Selain melakukan sosialisasi langsung ke perusahaan besar swasta, Satlantas Polres Gumas juga memasang spanduk terkait ODOL di sejumlah titik ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya.

“Bagi perusahaan yang melanggar, akan ditertibkan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, lanjut dia, belasan truk yang tidak sesuai dengan prosedur telah ditilang.

Ia mengakui bahwa tidak adanya jembatan timbang di ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya sedikit banyak menjadi kendala bagi pihaknya untuk mengetahui beban angkutan muatan.

BACA JUGA:   Sampit Warterpark Ditutup Selama Penyelidikan Polisi atas Insiden Bocah Meninggal

Namun, Satlantas Polres Gumas melihat over dimension dan surat jalan dari masing-masing perusahaan. Jika ada truk yang melebihi batas dimensi dan surat jalan tidak sesuai dengan ketentuan, truk tersebut akan ditindak.

Kasatlantas mengatakan bahwa pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng untuk terus melakukan penertiban terhadap truk ODOL, sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Kalteng Nomor 551.2/189/DISHUB tentang Penegakan Hukum Pelanggaran Lalu Lintas untuk Angkutan Barang di ruas jalan Bukit Liti-Bawan-Kuala Kurun dan Jalan H. Ahmad Saleh Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama.

(Ant/BS-65/beritasampit.co.id)