Ulama dan Santri Diminta Gubernur Kalsel Gotong Royong Lawan Covid-19

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor melaksanakan vaksinasi di pondok pesantren. (ANTARA/HO/Humas Pemprov Kalsel).

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor mengajak ulama dan santri bergotong royong melawan Covid-19 dengan menyukseskan program vaksinasi.

Menurut Gubernur Sahbirin Noor, peran pesantren cukup besar dalam menyukseskan program vaksinasi COVID-19. Dia mendatangi pondok pesantren di berbagai daerah di Kalsel, seperti Pondok Pesantren Minhajul Abidin di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Sahbirin mengajak ulama dan para santri untuk berdoa agar segera keluar dari pandemi Covid-19.

Menurut dia, pandemi Covid-19 telah membelenggu masyarakat di banua (sebutan untuk desa besar yang terdiri atas beberapa buah anak kampung yang terdapat di Kalimantan Selatan), dan salah satu strategi untuk mengendalikan pandemi Covid-19 adalah dengan vaksinasi.

BACA JUGA:   Air Sungai Mulai Meluap, Banjarmasin Tetapkan Status Siaga Bencana

“Masyarakat Kalimantan Selatan mewarisi semangat para pejuang dan semangat inilah menjadi modal berjuang melawan Covid-19,” katanya, Minggu 10 Oktober 2021.

Bupati Hulu Sungai Selatan H. Ahmad Fikry mengatakan jumlah sasaran vaksinasi bergerak di Ponpes Minhajul Abidin sebanyak 800 santri.

Sebelumnya, Gubernur Sahbirin juga mendatangi Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai. Selain melaksanakan vaksinasi, kedatangan Sahbirin juga untuk menyerahkan hibah bidang keagamaan sebesar Rp 1 miliar.

Menurut Sahbirin, bantuan tersebut untuk meningkatkan sarana ibadah dan keagamaan, sehingga pelaksanaan keagamaan di Ponpes Rakha dapat semakin baik.

BACA JUGA:   Pemkot Banjarmasin Siapkan Pembukaan Wisata Pasar Terapung

Selain itu, tambahnya, hibah ini sebagai bentuk tanggung jawab Pemprov Kalsel terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Ponpes.

Perwakilan Ponpes Rakha, H. Barkatullah mengatakan, dana hibah akan digunakan untuk pembangunan masjid khusus santri putra. “Dana hibah ini akan digunakan untuk pembangunan masjid khusus untuk putra,” katanya.

Ia berharap pembangunan masjid bisa rampung pada tahun 2022 pada saat HUT ke-100 atau satu abad Ponpes Rakha. (Antara/beritasampit.co.id).