Bupati Barsel Berharap Hadirnya TPA di Rikut Jawo Urai Masalah Sampah

DEDDY/BERITA SAMPIT - Bupati Barsel H. Eddy Raya Samsuri ST, saat melakukan pemotongan pita

BUNTOK – Bupati Barito Selatan (Barsel) H. Eddy Raya Samsuri meresmikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah dengan sistem Sanitary Landfill dan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) di Rikut Jawo Kecamatan Dusun Selatan (Dusel).

Selain itu Bupati juga melakukan peresmian Sarpras Program Sandes di 10 Desa, Sarpras Air Minum Program Pamsimas III di 7 Desa, Sarpras TPS 3R Desa Mabuan dan Penyerahan Truk Tinja Kendaraan R3 Alat Angkut Sampah Untuk TPS 3R. Kamis, 14 Oktober 2021.

Dalam sambutannya Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri mengatakan, pembangunan TPA Sampah di Rikut Jawo memiliki lahan lahan seluas 7 hektare dari 10 hektare yang direncanakan dan telah melayani masyarakat di Kecamatan Dusel.

Ini merupakan, pengembangan sistem yang sebelumnya masih menggunakan sistem open dumping menjadi sistem sanitary landfill. Perubahan sistem tersebut, adalah untuk meminimalisir dampak pencemaran baik air, tanah maupun udara sehingga lebih ramah lingkungan.

“Sampah akan terus bertambah, sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk karena itu TPA seperti yang ada ini perlu ditata dengan baik, memiliki fasilitas lengkap, teknologi pengolahan yang modern, sistem pengelolaan dan manajemen yang baik pula,”Katanya.

Menurut Bupati meskipun TPA yang bagus sudah ada masyarakat tetap harus diberikan imbauan dan sosialisasikan bersama-sama agar mandiri dalam pengelolaan sampah.

“Sehingga bisa mengurangi, memilah sampah bisa reuse, reduce dan bisa recycle setidaknya cara mengolah sampah dan meminimalkan sampah rumah tangga dilingkungannya masing-masing,”Ujarnya.

BACA JUGA:   Pemkab Barsel Terus Berupaya Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Sistem Digitalisasi

Dijelaskan orang nomor satu di Barsel ini, pembangunan tidaklah bisa berjalan dengan hanya pada satu sektor saja namun sektor lain juga turut berjalan dan saling mengisi serta menyeimbangkan seperti halnya sektor sanitasi dan air minum.

“Kedua sektor ini, diharapkan berjalan dengan seimbang terutama dukungan pendanaan baik APBN, DAK maupun APBD untuk pembangunan infrastruktur, penyediaaan sarana dan prasarana baik sanitasi maupun air minum,”Tuturnya.

Melalui Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Balai Prasarana Wilayah Kalimantan Tengah lanjutnya, dengan Program SANDES, Program SANIMAS, Program PAMSIMAS III dan TPS 3R.

“Telah menyelesaikan, pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana di beberapa lokasi baik di Desa maupun Kelurahan di Kabupaten Barsel dan sekarang telah dimanfaatkan oleh masyarakat,”Ungkapnya.

Untuk Program SANDES kata Eddy Raya Samsuri, telah dibangun tangki septik individual di 10 Desa dengan jumlah 350 unit tangki dan 352 bilik dengan kapasitas masing-masing tangki septik 1,4 kubik limbah (tinja).

Program SANIMAS telah dibangun, 3 buah IPAL di 3 Desa/Kelurahan dengan kapasitas masing-masing 50 KK atau 250 jiwa, Program PAMSIMAS III telah dibangun di 7 Desa yakni sarana dan prasarana Pengolahan Air Minum dengan Saringan Pasir Lambat (SPL) dan treatmen tabung dan Sambungan Rumah (SR).

“Sedangkan Program Sanitasi DAK telah dibangun, 1 unit sarana dan prasarana TPS 3R di Desa Mabuan dengan layanan 200 KK atau 1000 jiwa,”Jelasnya.

BACA JUGA:   Serahkan 4 Bantuan Sosial untuk Masyarakat Desa Tampijak, Ini Pesan Bupati Barsel

Program dan kegiatan tersebut lanjutnya, dilaksanakan oleh masyarakat melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) serta dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Barsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat.

“Terkait program dan kegiatan tersebut, dilaksanakan dalam bentuk Padat Karya,”Bebernya.

Ditambahkannya, adanya program dan kegiatan tersebut di saat kondisi pademi Covid-19 sangatlah membantu untuk meringankan beban masyarakat khususnya membantu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Diharapkan dengan dibangunnya TPA, Tangki Septik Individual, IPAL, Komunal dan TPS 3R dapat dimanfaatkan secara optimal khususnya untuk melayani masyarakat Kabupaten Barsel,”Tukas Eddy Raya Samsuri.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Satya Titiek Atyani Djoedir, Unsur Forkopimda Barsel, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Kalteng Yanuar Seto Nugroho ST,MT, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Barsel, PPK Kegiatan Pembangunan TPA, PPK Kegiatan Sanitasi (SANDES dan SANIMAS) dan PPK Kegiatan Pamsimas III.

Juga dihadiri Irawansyah SH mantan Wakil Bupati Barsel periode 2011-2016, Ir. Syahrani mantan Sekda Barsel, Ketua FKUB Barsel Drs. H Fadlan, Pimpinan Perbankan Bank Kalteng, BRI, Mandiri, BNI dan Direktur Perusda Danum Belum Barsel Hairullah.

Serta dihadiri Kepala Desa (Kades) Sababilah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat dan Ketua Kelompok Pemelihara Pemanfaat.

(Ded/beritasampit.co.id)