Ciptakan Kota Pintar, Pemkab Kotim Rancang Sistem Baru

ILHAM/BERITA SAMPIT - Bupati Kotim Halikinnor, didampingi Kepala Diskominfo Kotim Multazam dan Kabag Bagian Protokol Herry Ramadhani, Sabtu 16 Oktober 2021.

SAMPIT – Dalam upaya membangun kemajuan teknologi di Kota Sampit yang merupakan pusat Ibu Kota Kabupaten Kotawaringin Timur, Pemerintah Daerah setempat melalui Dinas Komunikasi dan Informasi telah merancang sistem baru untuk menciptakan Smart City (Kota Pintar).

Keberadaan program kota pintar tersebut nantinya akan memudahkan masyarakat mendapatkan akses kebutuhan publik melalui digitalisasi.

“Mengembangkan smart city di Kotim ini nanti dikoordinir oleh Diskominfo. Kita ingin program ini menjadi salah satu menuju pemerintahan bersih yang Good Government. Keberadaan Smart city menjadi tanggung jawab kita dimulai dari Diskominfo yang nanti diikuti semua oleh OPD,” jelas Bupati Kotim Halikinnor, Sabtu 16 Oktober 2021.

Melihat kemajuan teknologi ini, Halikin menginginkan program smart city ini dikembangkan bukan hanya di Kota Sampit namun pada seluruh daerah yang ada di Kotim.

“Di era digital ini memudahkan kita dalam segala urusan. Bahkan ketika saya berada di luar kota juga bisa menandatangani secara elektronik. Tidak perlu harus datang, kalau memang mendesak, saya bisa tandatangan dari daerah manapun saya berada. Itu salah satu kemudahan yang bisa kita rasakan, dan itu harus kita manfaatkan secara maksimal saat ini,” jelasnya.

BACA JUGA:   Siswi SMP Negeri 8 Sampit Diperkenalkan Kesehatan Reproduksi Remaja

Halikin menambahkan, saat ini penyediaan akses untuk publik masih dikembangkan, dan Program tersebut akan dimulai dari Diskominfo yang akan membuat tempat yang ramah lingkungan, serta menyediakan internet gratis yang bisa digunakan oleh masyarakat.

“Selama ini fasilitas internet kita gunakan satu bulan penuh, tapi selama jam kerja saja digunakan dan membayarnya tetap sama. Nah ini yang nanti kita manfaatkan untuk masyarakat,” ucap Halikin.

“Termasuk ruang-ruang publik seperti taman kota juga akan kita kembangkan, bagaimana bisa ada fasilitas internet, sehingga para generasi kita bisa berkreasi di sana,” lanjutnya.

BACA JUGA:   Puluhan Santri di Sampit diduga Keracunan Makanan Sumbangan Warga

Orang nomor satu di Bumi Habarung Hurung ini juga ingin bagaimana program kota pintar juga bisa membuka peluang usaha, salah satunya mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah di Kotim ini.

“Melalui Kominfo kita buat suatu tempat publik, tidak hanya untuk pelayanan pemerintahan tetapi juga masyarakat agar bisa berkreasi mengeksplor kemampuannya, termasuk UMKM bisa ikut serta seperti bisa bikin cafe-cafe di situ untuk bersama memanfaatkan tempat tersebut,” ungkapnya.

Agar sistem digitalisasi melalui akses internet bisa terkoordinir dengan baik, seluruh akses nantinya akan dikendalikan oleh Diskominfo yang akan disebarkan ke seluruh OPD dan publik.

“Lebih efektif satu komando dan lebih hemat. Dan target saya kalau bisa awal tahun 2022 mendatang, bisa dimulai program ini,” tandasnya. (Cha/beritasampit.co.id).