PTM di Barsel, Dinkes Ingatkan Sekolah Terapkan Prokes

DEDDY/BERITA SAMPIT: Kepala Dinkes Barsel dr. Daryomo Sukiastono, M.AP

BUNTOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mengingatkan, agar uji coba pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas berjalan dengan baik pihak sekolah harus lebih ketat dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dan meminimalisir kerumunan.

“Hal tersebut untuk mengantisipasi, agar jangan sampai ada klaster-klaster baru PTM akibat lalai dalam menerapkan prokes saat pelaksanaan PTM terbatas,”Kata Kepala Dinkes Barsel drg. Daryomo Sukiastono kepada beritasampit.co.id saat ditemui diruang kerjanya. Senin 18 Oktober 2021.

Dikatakannya, sebelum dilaksanakannya PTM terbatas mereka para tenaga pendidik dan para siswa dan siswi yang telah berusia 12 hingga 17 tahun sebelumnya juga sudah melaksanakan Vaksinasi Covid-19.

BACA JUGA:   BIN Kalteng Apresiasi Antusias Pelajar di Barito Selatan Ikuti Vaksinasi Covid-19

“Bahkan yang tidak kalah pentingnya, bagi siswa dan siswi yang mengikuti PTM terbatas juga harus mendapatkan persetujuan dari orang tua mereka,”Katanya.

Menurut Daryomo Sukiastono, sebelumnya Dinkes Barsel sendiri juga telah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah terkait penerapan prokes saat pelaksanaan PTM terbatas tersebut.

“Sehingga, untuk pengawasan internal saat pelaksanaan PTM terbatas berlangsung adalah tugas para tenaga pendidik disekolah termasuk dalam menerapkan prokes Covid-19,”Jelasnya.

Lebih lanjut ditambahkannya, intinya apabila para siswa dan siswi yang mengikuti pelaksanaan PTM terbatas taat akan prokes dan sebelumnya juga mereka telah divaksinasi Insya Allah tidak ada klaster-klaster baru dari PTM terbatas ini.

BACA JUGA:   Desa Murung Paken Harapkan Bantuan PLTS

Bahkan yang tidak kalah pentingnya, adalah peran orang tua pengaruhnya sangat besar sekali terhadap anaknya selepas mereka mengikuti pelajaran di sekolah yakni tetap ketat mengawasi anaknya.

“Serta, memberikan edukasi kepada anaknya bahwa pentingnya selalu menerapkan prokes karena hal ini merupakan salah satu upaya agar terhindar dari wabah ini dan juga memutus mata rantai penyebarannya,”pungkas Daryomo Sukiastono.

(Ded/beritasampit.co.id)