Dewan Dukung Pergantian Nama Bundaran “Monyet” di Kumai

IST/BERITA SAMPIT : Sejumlah Anggota DPRD Kobar foto bersama dengan para tokoh masyarakat Kumai Usai musyawarah, penggantian nama ‘Landmark’ nama Bundaran Monyet.

PANGKALAN BUN – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Musawer setuju nama Bundaran ‘Monyet’ di Jalan Raya Simpang 4 Desa Sungai Kapitan Kecamatan Kumai Kabupaten Kobar, diganti dengan nama Bundaran ‘BAHARI’.

“Telah disepakati bahwa “Landmark” nama Bundaran ‘Monyet’ di Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, kini namanya berubah dengan sebutan Bundaran BAHARI,” kata Musawer. Rabu, 20 Oktober 2021

Keputusan tersebut berdasarkan hasil musyawarah yang dihadiri Camat Kumai Abdul Ghofur, Juriat Pangeran Bendahara Sayid Syamsudin Noor, dan sejumlah anggota DPRD Kobar, pada Rabu, 13 Oktober 2021, sampai setengah 12 (malam).

BACA JUGA:   Polres Kobar ajak Vaksin Warga Bonus Berwisata Susur Sungai

“Sebenarnya sejak di tengah bundaran dibangun semacam bentuk kayu dan dipasang beberapa patung orangutan kecil-kecil seperti monyet. Saat itu belum memiliki nama yang cukup permanen. Hanya kebetulan masyarakat yang lewat sering mengatakan bundaran monyet,” ujar Musawer.

Dijelaskan Musawer, sejatinya bundaran tersebut memiliki nama yang penuh dengan makna, sebagai jati diri masyarakat Kumai. Maka pihaknya berinisiatif memberi nama yang memiliki makna dan arti, yakni dengan nama Bundaran BAHARI, yang merupakan singkatan dari Bersih, Aman, Harmonis, Alami, Ramah dan Islami.

“Sebenarnya, kami sudah dari dulu mengusulkan ke dinas terkait terkait perubahan nama itu. Kami DPRD sangat setuju dan mendukung perubahan nama itu karena lebih bermakna dan punya arti yang bagus,” imbuh Musawer.

BACA JUGA:   Covid-19 di Kobar Kembali Menyebar, 2 Orang Terkonfirmasi Positif

Rencananya dalam waktu dekat, bundaran yang berada di Desa Sungai Kapitan ini akan dilakukan pembenahan menggunakan dana CSR melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kobar.

Untuk diketahui hadiri di musyawarah dengan sejumlah tokoh masyarakat Kumai, juga dihadiri sejumlah mantan dan Anggota DPRD Kobar Pak Zainudin, Dicky Dzulkarnaen, dan Muhammad Asim, serta mantan Anggota DPRD Kobar Ahmad Subandi dan Rahmad, Kepala Desa Batu Belaman Rudi Hartono.

(man/beritasampit.co.id).