Pimpin KSOP Sampit, Ini Tekat Agustinus Maun untuk Kotim

IST/BERITA SAMPIT - Pemberian cindera mata dari Kepala KSOP Sampit yang lama Thomas Chandra yang diterima Agustinus Maun Kepala KSOP Sampit yang baru, disaksikan Bupati Kotim Halikinnor. Rabu 20 Oktober 2021 malam.

SAMPIT – Membangun Sampit, pernyataan ini diungkapkan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit Agustinus Maun yang baru, saat memberikan paparannya dalam kegiatan pisah sambut, yang digelar dihalaman KSOP Sampit, Kamis 21 Oktober 2021.

Menurut Agus, sebagai instansi vertikal dalam hal ini dari melalui Kementerian Perhubungan Direktorat General Perhubungan Laut, harus mensupport apa yang juga menjadi program pemerintah daerah setempat, dengan tujuan membawa pembangunan Kotim lebih baik lagi kedepannya.

“Konsep membangun Sampit artinya konsep membangun ini harus datang dari orang Sampit. Tentunya kalau membangun Sampit kita harus berkoordinasi dengan Pemerintah Derah setempat, apa-apa saja yang dikembangkan tentunya kami harus berkolaborasi sesuai tugas dan fungsi kami untuk melaksanakan pembangunan, terutama di transportasi laut,”katanya.

BACA JUGA:   Bis Tujuan Ujung Pandaran Operasional Sabtu-Minggu, Tiket Hanya Tersedia di Terminal
ILHAM/BERITA SAMPIT – Kepala KSOP Kelas III Sampit Agustinus Maun didampingin Istri, saat meberikan sambutan dalam acara pisah sambut, bertempat di halaman kantor KSOP Sampit. Kamis 21 Oktober 2021.

Mengemban amanah yang ditugaskan ke Bumi Habaring Hurung ini, menurut Agus merupakan tantangan tersendiri baginya bagaimana bisa membawa perubahan lebih baik lagi untuk sektor transportasi air, apa lagi pelabuhan Sampit merupakan pelabuhan sungai.

“Menurut saya ini menjadi tantangan tersendiri dan tantangan baru bagi saya, karena baru kali ini saya bertugas di pelabuhan sungai, tiga kali saya bertugas di pelabuhan laut yakni di Priuk, Gresik dan Banoa,”ujarnya

Dalam sistem kerja, dirinya juga akan menggunakan filosopi pesawat. Harus cepat dan cekatan dalam bekerja, sehingga apa yang diinginkan membangun daerah ini bisa berjalan dengan lancar.

BACA JUGA:   Insentif Guru Sarjana TK/PAUD Hanya Rp 200 Ribu, Berharap Diangkat Jadi Kontrak Daerah

“Jangan lagi kita berfikir konfensional, anda (pegawai) kalau tidak mengikuti kecepatan saya, maka akan saya tinggalkan, karena komitmen saya akan memberikan yang terbaik untuk daerah ini,”tutupnya.

Sementara itu, kegiatan pisah sambut ada dua pejabat KSOP yang berganti yakni Kepala KSOP Kelas III Sampit, dan juga Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli.

Acara sendiri dihadiri selain dari jajaran pegawai dari KSOP Sampit, juga tampak para mitra kerja KSOP dari Pelni, Pelindo serta perwakilan Perusahaan dan Asosiasi yang berkaitan dengan jasa angkutan dan pelayaran ada di Kotim.

(Cha/beritasampit.co.id)