Disdukcapil Kotim Jemput Bola Ke Desa Babaung, Bantu Pelayanan Dokumen

SIMBOLIS : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Kepala Disdukcapil Kotim (kiri), Kades Babaung, Kasi PMD Pulau Hanaut dan pegawai Disdukcapil Kotim secara simbolis perlihatkan hasil pelayanan adminduk yang selesai dicetak.

SAMPIT – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), kembali jemput bola ke desa-desa. Kali ini di Desa Babaung, Kecamatan Pulau Hanaut mulai 21-23 Oktober 2021.

“Jemput bola ini untuk meringankan biaya masyarakat ketika akan mrngurus administrasi kependudukan (Adminduk) ke Disdukcapil Kotim,” kata Kepala Disdukcapil Kotim Agus Tripurna Tangkasiang kepada wartawan media siber beritasampit.co.id, Jumat 22 Oktober 2021.

Kehadiran Disdukcapil Kotim di Desa Babaung, menurutnya, dalam rangka merespon keinginan Camat Pulau Hanaut Sufiansyah agar pihaknya melakukan pelayanan adminduk ke desa lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Pulau Hanaut.

BACA JUGA:   Gaji Tenaga Kontrak Pendidikan Sarjana Akan Berbeda Dari SMA

“Sebelumnya, kami adakan jemput bola di Desa Hanaut. Kali ini lanjut ke Desa Babaung. Untuk desa selanjutnya, kami masih menunggu usulan dari kecamatan setempat,” ujar Agus yang pernah menjabat Kepala Dinas Sosial Kotim ini.

Dijelaskannya, pelayanan yang dilakukan Disdukcapil Kotim diantaranya, pembuatan dan perbaikan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) dan akta.

BACA JUGA:   Perdana, Dinas PMD Kotim Gelar Rapat Koordinasi Kasi PMD Se-Kabupaten

Sementara itu, Kepala Desa Babaung Misrani mengucapkan terima kasih kepada Disdukcapil Kotim karena telah meringankan warganya terutama dalam hal mengurus Adminduk.

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada pihak kecamatan yang merespon usulan pihaknya, sehinga warga desa sangat terbantu,” ucapnya.

Misrani menilai bahwa antusias warganya cukup tinggi untuk mengurus mengenai adminduk. Hal itu terlihat jumlah yang warga yang datang cukup banyak, tidak hanya warga desa babaung bahkan ada beberapa desa tetangga.

(ifin/beritasampit.co.id)