Ketua DPRD Kobar: Masyarakat Tetap Waspada Covid-19 Masih Ada

Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat, Rusdi Gozali.

PANGKALAN BUN – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Rusdi Gozali mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada meningkatkan disiplin protokol kesehatan, karena Covid-19 masih ada.

“Jangan terlena, karena jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Kobar semakin menurun. Justru dengan semakin menurunnya kasus Covid-19 kita semua harus lebih mawas diri untuk terus disiplin melaksanakan protokol kesehatan,“ kata Rusdi Gozali.

Diakui Rusdi, dengan semakin menurunnya kasus Covid-19 merupakan kabar baik bagi semua masyarakat Kobar. Sehingga jumlah pasien di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun sempat dijumlah 9 pasien. Sekarang jumlah pasin Covid-19 kembali bertambah, sampai Senin, 25 Oktober 2021 26 pasien.

BACA JUGA:   Ketua DPRD Rusdi Gozali Apresiasi Langkah Bupati Kobar Bangun Rumah Warga Terdampak Abrasi Pantai

“Karena Covid-19 masih ada, kami sangat mengharapkan ruang isolasi agar dipertahankan minimal 30 persen. Jangan semuanya dijadikan tempat pelayanan biasa. Hal ini sebagai bentuk antisipasi kedepan jika kasus Covid-19 meledak, karena saat ini kasusnya mulai merangkak naik dan terjadi penularan baru,” ujar Rusdi.

Dijelaskan Rusdi, kasus Covid-19 ini tidak bisa diprediksi kapan berakhirnya. Tentu untuk mencegah penularan yang besar, maka harus dilakukan pengetatan protokol kesehatan.

“Sekali lagi saya katakan, masyarakat jangan terlalu euforia tetap harus disiplin prokes, melakukan gerakan 5M, Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Membatasi mobilisasi dan interaksi,“ pungkas Rusdi Gozali.

BACA JUGA:   Legislatif Dukung Pengembangan Wisata di Desa Pesisir, Ketua DPRD Kobar: Ada Keuntungan Besar

Sementara itu, Dr. Fachruddin Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun saat dikonfirmasi beritasampit.co.id, Senin 25 Oktober 2021 mengatakan, sampai hari ini jumlah pasien Covid-19 yang dirawat sebanyak 26 orang.

“Dan sampai sekarang di ruang isolasi jumlah tempat tidur lebih dari 30 persen atau sekitar 70 tempat tidur masih siap untuk perawatan pasien Covid-19,“ ungkap dr. Fachruddin. (Man/beritasampit.co.id).