Piagam BKN Award Wujud Apresiasi Kepada Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah

HARDI/BERITA SAMPIT - Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat menerima penghargaan dari Plt. Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo menyatakan patut bersyukur dan berbangga atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang mendapatkan tiga penghargaan sekaligus dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam ajang BKN Award Tahun 2021 pada kategori Pemerintah Provinsi Tipe-C.

Tiga penghargaan tersebut yaitu kategori Implementasi Penilaian Kinerja Terbaik II se-Indonesia, kategori Pengawasan dan Pengendalian Terbaik II se-Indonesia dan kategori Perencanaan Kebutuhan dan Pelayanan Pengadaan dan Pensiun Terbaik III se-Indonesia.

Hal ini disampaikan pada acara penyerahan penghargaan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Kalteng dan sosialisasi pengisian MySAPK Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng, di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur, Senin 25 Oktober 2021.

Dia berharap dengan keberhasilan meraih award atau penghargaan dari BKN ini dapat semakin memotivasi dan meneguhkan komitmen bersama dalam menjalankan transformasi manajemen ASN menuju birokrasi yang dinamis, transparan dan profesional. Sehingga mampu optimal memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

BACA JUGA:   Pondok Pesantren di Kalteng Siap-siap, Pospenas Bakal Digelar

“Seperti kita ketahui bersama, BKN menganugerahkan penghargaan berupa piagam BKN Award, sebagai wujud apresiasi kepada Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah yang telah berprestasi dalam bidang pengelolaan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN),” pungkasnya.

BKN Award merupakan salah satu langkah strategis untuk dapat lebih memotivasi dan memacu kinerja dari Kementerian/Lembaga dan juga Pemerintah Daerah, agar secara konsisten berkomitmen penuh dalam melaksanakan penyelenggaraan Manajemen ASN, sesuai dengan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) dan regulasi yang berlaku.

“Dengan demikian, diharapkan nantinya akan bisa mendorong kemajuan di bidang manajemen ASN, guna menciptakan ASN yang profesional dan berdaya saing. Terlebih lagi menghadapi era globalisasi di tengah pandemi dan digitalisasi, yang perlu melahirkan berbagai kebijakan manajemen yang adaptif dalam membangun birokrasi yang lincah, inovatif, dan kreatif,” tandasnya.

BACA JUGA:   Berikut Data Frekuensi Penerbangan Selama Oktober 2021

Terkait Pemutakhiran Data Mandiri Pegawai Negeri Sipil pada aplikasi MySAPK, Edy Pratowo mengingatkan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Kalteng agar segera update data kepegawaiannya sebelum batas waktu berakhir, demi tertibnya administrasi kepegawaian.

“Saya juga berharap dengan adanya data pada aplikasi MySAPK dapat terintegrasi dan memudahkan pelayanan administrasi kepegawaian pada Aparatur Sipil Negara, sehingga pelayanan kepegawaian dapat dilakukan secara paperless dan otomatisasi secara keseluruhan,” lugasnya. (HARDI/beritasampit.co.id).