Bidang Perpustakaan dan Kearsipan di Kalteng Menunjukan Kemajuan, Ini Buktinya

RAPAT : HARDI/BERITA SAMPIT - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Tengah, Luqman Alhakim saat memimpin Rapat Koordinasi Bidang Perpustakaan dan Bidang Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021.

PALANGKA RAYA – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kalimantan Tengah (Kalteng), Luqman Alhakim memimpin Rapat Koordinasi Bidang Perpustakaan dan Bidang Kearsipan Provinsi Kalteng Tahun 2021, di Swiss Bellhotel Danum Palangka Raya, Selasa 26 Oktober 2021.

Rapat Koordinasi tersebut mengambil tema, perpustakaan dan kearsipan siap menuju Kalteng semakin BERKAH. Tema ini sejalan dengan kebijakan nasional yaitu Indonesia Tangguh dan Indonesia Maju.

Luqman menyampaikan, untuk mewujudkan modal manusia yang berkualitas, investasi sumber daya manusia yang perlu dilakukan salah satunya adalah di bidang perpustakaan dan bidang kearsipan.

Melalui kerjasama ini Dia mengajak, bersama-sama bertransformasi dengan menyamakan program atau kegiatan prioritas bersama yang akan disepakati pada Rapat koordinasi tersebut.

BACA JUGA:   Hindari Pemalsuan Dokumen, DiskominfoSantik Kalteng Siapkan Tanda Tangan Digital

“Memperhatikan kondisi Bidang Perpustakaan dan Kearsipan di Kalimantan Tengah saat ini telah menunjukkan beberapa kemajuan, ditandai dengan berkembangnya pada berbagai aspek,” jelasnya.

Hal ini dapat dilihat dari data kelembagaan antara lain, dalam bidang kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalteng telah memiliki DEPO Arsip yang terletak di komplek Kantor Gubernur.

Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalteng telah melaksanakan amanah dan perintah Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan Pasal 8 huruf (d) dengan mengimplementasikan Pasal 42 ayat (1).

BACA JUGA:   Tingkatkan Disiplin ASN, Gubernur Kalteng Cek Absensi Kehadiran

Perpustakaan melakukan kerjasama dengan berbagai Pihak untuk meningkatkan layanan kepada Perpustakaan dengan melaksanakan Pasal 48 ayat (2) yakni adanya bazar buku murah, di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalteng selama dua tahun.

“Selain itu beberapa inovasi lainnya seperti melaksanakan kelas menulis gratis dengan bekerjasama dengan salah satu penerbit yang telah menghasilkan sebuah buku dengan judul Hormatku Padamu, pada kelas menulis di SMA Negeri-4 Kota Palangka Raya. Telah terbangun kerjasama dengan instansi/lembaga pemerintah lainnya dan lembaga Non Pemerintah (NGO), kelompok masyarakat untuk bersama-sama melakukan inovasi-inovasi di Perpustakaan,” katanya. (Hardi/beritasampit.co.id).