Pemkot Banjarmasin Siapkan Pembukaan Wisata Pasar Terapung

Para pedagang Pasar Terapung di Sungai Martapura, Banjarmasin.//Ist-ANTARA/HO-Humas Pemkot Banjarmasin;

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mulai mempersiapkan pembukaan objek wisata pasar terapung di siring Sungai Martapura di Jalan Piare Tendean, Banjarmasin Tengah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ikhsan Al-Haq, menyatakan, pembukaan pariwisata di daerahnya sudah mendapat lampu hijau, karena sudah status PPKM level 2.

Pemerintah pusat telah menetapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk penanganan kasus Cov-19d di Kota Banjarmasin turun level dari level 4 ke level 2 pada 18 Oktober 2021, di mana pada level 2 ini objek wisata sudah dibolehkan dibuka lagi.

BACA JUGA:   Persiapan Daerah Gerbang Ibu Kota Negara Baru, Kalsel Tingkatkan Produktivitas Pertanian

“Rencana mulai November ini, tentunya dengan pembatasan,” ujar Ikhsan, dikutip dari Antara, Selasa 26 Oktober 2021.

Menurut dia, pembukaan secara resmi objek wisata, utamanya siring Sungai Martapura di Jalan Piare Tendean sebagai objek wisata andalan di ibu kota Provinsi Kalsel ini, tentunya harus disiapkan dengan baik. Secara teknis pihaknya perlu berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya, seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk mengatur pengunjung yang datang.

BACA JUGA:   Harga TBS di Kotabaru Kalsel Terus Naik, Jadi Rp3.050 Per Kilogram

Pasalnya, ucap dia, objek wisata siring Piere Tendean yang tidak memiliki pagar, akan menyulitkan jajarannya untuk mengendalikan pengunjung yang datang.

Menurut dia, ada konsep untuk memasang portal di lokasi pasar terapung dan dijaga oleh petugas. Kemudian, setiap pengunjung yang ingin masuk, harus diperiksa cek suhu tubuhnya dan mengakses aplikasi peduli lindungi.

“Itu konsep yang akan kita ajukan. Jadi mereka yang beraktivitas harus melalui portal petugas terlebih dulu,” ujarnya.

(Ant/BS-65)