Menteri PPPA Ajak Masyarakat Satukan Visi Perkuat Peran Perempuan untuk Desa Inklusif

IST/BERITA SAMPIT - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga.

PALANGKA RAYA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia (RI), Bintang Puspayoga menyampaikan, peran perempuan harus diperkuat untuk desa yang Inklusif.

Dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, tidak hanya mendorong kesetaraan, namun juga dapat memberikan kesempatan terciptanya kebijakan-kebijakan yang adil dan representatif bagi siapa saja.

Untuk itu, kepemimpinan perempuan menjadi poin penting yang perlu didorong implementasinya, agar dapat melakukan perubahan dan perbaikan di dalam keluarga maupun di tengah masyarakat. Salah satunya melalui program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

BACA JUGA:   Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Mukhtarudin Dorong Pemda Optimalkan PeduliLindungi di Tempat Publik untuk Skrining

Kepemimpinan perempuan yang berperspektif gender dan peduli anak harus tumbuh. Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak memiliki potensi besar untuk dijadikan sebagai episentrum baru dalam pembangunan nasional yang inklusif.

Hal itu, harus didukung oleh semua pihak dalam menyukseskan program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Apalagi kebijakan dan program di tingkat desa dapat berdampak langsung pada kehidupan masyarakatnya sehari-hari.

BACA JUGA:   Mukhtarudin Apresiasi Tren Surplus Neraca Perdagangan Pada Oktober 2021

“Mari kita satukan visi, membangun misi dan menghimpun kekuatan untuk ikut serta dalam memberdayakan perempuan Indonesia,” kata Bintang Puspayoga melalui akun Instagram bintang.puspayoga dikutip di Palangka Raya, Rabu 27 Oktober 2021.

“Saya yakin dengan sinergi yang kuat, kita dapat mendorong terwujudnya Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Indonesia Maju,” tutupnya. (M.Slh/beritasampit.co.id).