Dinas PUPR Kotim Diminta Perbaiki Drainase Macet Muara Jalan Wengga Agung Raya

BANJIR : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Muara Jalan Wengga Agung Raya, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kotim, Kalteng, banjir. Laju kendaraan diperlambat.

SAMPIT – Biangkerok terjadinya banjir di Jalan Tjilik Riwut Km 1,5 atau Muara Jalan Wengga Agung Raya, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), sudah diketahui.

Diperkirakan drainase macet, sehingga air pascahujan deras yang mengalir turun dari dataran tinggi menuju dataran rendah, meluap ke jalan. Ketinggian air sekitar 50 centimeter.

Air yang meluap ke jalan raya itu hanya terlihat di muara Jalan Wengga Agung Raya. Panjang jalan yang tergenang itu sekitar 150 meter. Pengendara diminta mengurangi kecepatan guna menghindari pengendara lainnya kecipratan air berwarna kecoklatan itu.

BACA JUGA:   6 Desa Terendam Banjir, Akses Jalan Menuju Sekolah Terganggu

“Kami harapkan, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PRKP) Kotim, segera perbaiki drainase yang macet. Jujur saja, drainase rusak itu sudah lama namun belum pernah diperbaiki,” ujar Ali, warga sekitar Jalan Wengga Agung Raya, Jumat 28 Oktober 2021.

Menurutnya, bertepatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini merupakan suatu kejadian luar biasa. Sebab, sebelumnya muara Jalan Wengga Agung Raya tidak pernah diterjang banjir separah pada bulan ini.

BACA JUGA:   Halikinnor Resmi Dilantik Jadi Ketua PBDI Kalteng

“Biangkeroknya hanya drainase yang macet. Padahal, satu hari sebelumnya sudah dilakukan pengerukan di Jalan Wengga Agung Raya namun banjir tetap tak terelakan juga,” katanya.

Salah satu bukti drainase macet, hujan deras sekitar 15.10 WIB dan reda pukul 16.01 WIB yang mengakibatkan jalan raya depan Muara Jalan Wengga Agung Raya, banjir.

Terhitung mulai pukul 17.45 WIB, air yang menggenang muara Jalan Wengga Agung Raya, belum juga surut.

(ifin/beritasampit.co.id)