Kejar Standar Nasional, 25 Kepala PAUD Kumpul di SKB Sampit

Foto Bersama: IBRAHIM/BERITASAMPIT - Kabid Pembina PAUD dan PNF Disdik Kotim, Arief foto bersama dengan Panitia Kegiatan sosialisasi, dan Peserta Bimtek, Sabtu 30 Oktober 2021

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Pendidikan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di semua tingkatan termasuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Salah satu buktinya dengan digelarnya Sosialisasi Bimbingan Teknis Penjaminan Mutu PAUD Tahun 2021 yang diikuti oleh 25 Kepala Satuan PAUD Kotim di Aula SKB Sampit, Sabtu 30 0ktober 2021

Kegiatan tersebut merupaka salah satu keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung lahirnya generasi emas bangsa.

Kepala Bidang (Kabid) Pembina PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kotim, Arif menjelaskan kalau kegiatan tersebut merupakan diperuntukkan untuk Kepala Satuan PAUD untuk mempercepat akreditasi lembaganya dengan out put dan akreditasi yang memuaskan

“Ini merupakan kegiatan pembuka dan tahun depan kita akan melakukan Bimtek serupa dengan lebih banyak lagi peserta, out put yang kita harapkan adalah lembaga PAUD kita di Kotim memiliki akreditasi yang bagus,” kata Arif.

BACA JUGA:   Warga Eks Lokalisasi Pal 12 Sampit Tagih Janji Pemerintah

Dia menjelaskan untuk mendorong peningkatan kualitas, pemerintah menerapkan standarisasi sistem pendidikan. Hal itu dilakukan untuk mengejar target terpenuhinya 8 standar nasional pendidikan yang telah ditetapkan dalam Permendikbud No.71 Tahun 2021.

“Dengan akreditasi yg bagus, kita berharap lembaga PAUD kita di Kotim telah memenuhi 8 standar nasional pendidikan,” jelasnya.

Sementara itu, pantia pelaksana kegiatan tersebut, Akbar menjelaskan, para kepala satuan PAUD yang menjadi peserta diberikan pembekalan dan pemahaman pentinya melengkapi data sekolahnya di Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) yang merupakan bagian Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

“25 Satuan PAUD yang terpilih untuk mengikuti bimtek diberikan pembekalan agar dapat memahami pentingnya melengkapi DAPODIK, terutama informasi terkait data peserta didik serta instrumen PPA yang dimaknai sebagai bentuk screening, refleksi atau evaluasi diri satuan PAUD yang juga merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu internal SPMI,” ujarnya

BACA JUGA:   Desa Simpur Tetapkan Hanya 65 Penerima BLT Desa Tahun 2022

Dia menambahkan, semua peserta Bimtek didampingi secara intensif oleh operator DAPODIK dan asessor sebelum menuntaskan pengisian instrumen Penilaian Prasyarat Akreditasi (PPA) pada aplikasi Sistem Penilaian Akreditasi Sekolah/Madrasah (SISPENA)

Untuk efektif dan efisienya kegiatan itu kata Akbar, semua peserta akan diajak bergabung dalam grup whatsapp sebagai wadah komunikasi yang intensif.

“Mereka juga akan kita buatkan grup WA tersendiri, untuk memudahkan berkomunikasi dan berdiskusi secara intensif,” tutupnya. (aib/beritasampit.co.id)