Melihat Perkembangan Pembangunan RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun (Bagian 2)

IST/BERITA SAMPIT - dr. Fachruddin, Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, didamping dr. Rita Wey Wadir Pelayanan, saat menjawab pertanyaan pada acara dialog di Forum Konsultasi Publik.

Penulis: Maman Wiharja (Wartawan beritasampit.co.id)

DIREKTUR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr. Fachruddin dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang mengambil tema, “Layanan Rumah Sakit di Era Pandemi“, menyampaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kotawaringin Barat tahun 2017-2022.

Yang didasari Visi dan Misi Bupati Kobar Hj. Nurhidayah. VISI : Gerakan membangun Kotawaringin Barat menuju kejayaan dengan kerja nyata dan ikhlas. Dan MISI : Meningkatkan kualitas hidup manusia melalui pendidikan, kesehatan dan olahraga.

“Adapun tujuan misi, meningkatkan kualitas sumberdaya manusia indikator, indeks pembangunan manusia. Sasarannya meningkatnya derajat pendidikan, kesehatan masyarakat, pembinaan pemuda dan olahraga,” kata Fachruddin.

Kata Fachrudin, Misi dan Visi Bupati juga ditindak lanjuti dengan Visi RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, “Rumah Sakit Mandiri dengan Pelayanan Prima”. Untuk mewujudkan 4 Misi :

1. Mewujudkan pengelolaan rumah sakit yang profesional dengan prinsip sosial ekonomi secara efektif dan efisien serta mampu berdaya saing.

2. Meningkatkan kualitas sumberdaya rumah sakit yang profesional, produktif dan berkomitmen sesuai dengan perkembangan ilmu kedokteran/kesehatan.

BACA JUGA:   Covid-19 di Kobar Kembali Menyebar, 2 Orang Terkonfirmasi Positif

3. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada semua lapisan masyarakat secara cepat, tepat, nyaman dan terjangkau dengan dilandasi etika profesi.

4. Mewujudkan, pelayanan yang pro-aktif dan perluasan jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan motto pelayanan yang memuaskan adalah tekat kami,” ucap dr. Fachrudin.

Dia menambahkan, RSUD Sultan Imanuddin pada 17 September 2021 telah menerima Sertifikat Akreditas Rumah Sakit dari Komisi Akreditas Rumah Sakit, yang memutuskan RSUD Sultan Imanuddin telah lulus tingkat Paripurna, Bintan 5.

IST/BERITA SAMPIT – Inilah keunggulan RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, telah memiliki Ruang Instalasi Bedah Sentral.

Adapun jenis tenaga Sumberdaya Manusia Kesehatan (SDMK) sampai tahun 2021, jumlah/total 576 orang, terdiri 227 laki-laki dan 349 perempuan, terbagi jumlah PNS 319 orang dan Kontrak 257.

Dengan rincian, Dokter Spesialis Dasar 10, Dokter Spesialis Penunjang 18 orang, Dokter Spesialis Gilut 3 orang, Sub Spesialis 3 orang, Dokter Umum 16 orang, Dokter Gigi 1 orang, Apoteker 9 orang, Asisten Apoteker 21 orang, Spesialis Keperawatan 2 orang, Ners 18 orang, DIII Keperawatan 133 orang, SI Kebidanan 7 orang, DIII Kebidanan 34 orang, GIZI 11 orang, Teknis Medis 4 orang, Kesling 2 orang, Nakes lainnya 70 orang, dan Penunjang lainnya 214 orang.

BACA JUGA:   Kepala Kemenag Kobar: Program 2022 Meningkatkan Kinerja Sesuai Program Dari Pusat

“Kami mengimbau kepada warga masyarakat, manfaatkanlah Rumah Sakit Sultan Imanuddin untuk berobat dan memeriksa kesehatan, karena saat ini berbagai fasilitas medis di rumah sakit sudah lengkap. Dan jangan takut, untuk berobat karena masih pandemi Covid-19,” tutur Fachruddin.

Kemudian Fachrudin juga menyampaikan rincian kelengkapan Sumberdaya Tenaga Kesehatan, yakni Dokter Spesialis Penyakit Dalam 3 orang, Kesehatan Anak 3 orang, Bedah 2 orang, Obsgyn 4 orang, Anestesiologi 2 orang, Radiologi 1 orang, Patologi Klinik 3 orang,

Selain itu, Rehabilitasi Medik 1 orang, Mata 1 orang, THT 2 orang, Saraf 2 orang, Kulit dan Kelamin 2 orang, Kedokteran Jiwa 1 orang, Paru 2 orang, Kedokteran Forensik 1 orang, Sub Spesialis Bedah 1 orang, Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut 1 orang, Gigi Spesialis 1 orang, Spesialis Orthodonsi 1 orang dan Konservasi/Endodosi 1 orang. (BERSAMBUNG).