Stok Mulai Menipis, PMI Kotim Butuh Tambahan Donor Darah

ILHAM/BERITA SAMPIT - Salah seorang warga Sampit yang berpartisipasi mendonorkan darah ke UDD PMI Kabupaten Kotim, Senin 8 November 2021.

SAMPIT – Mengingat stok darah mulai menipis, Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur, mengajak masyarakat berpartisipasi menyumbangkan darahnya, mengingat kebutuhannya cukup tinggi di Kotim ini.

Kepala UDD PMI Kotim dr. Yuendri Irawanto mengungkapkan, Persediaan Darah (WB+PRC) di UDD saat ini sebanyak 172 kantong yang terdiri dari Golongan A 20, B 57, O 93 dan AB: 2 kantong.

“Dalam sehari rata-rata PMI mengeluarkan kebutuhan darah untuk masyarakat sekitar 35 sampai 40 kantong. Dengan tingginya kebutuhan darah ini, pastinya kita membutuhkan tambahan lagi, biar stok darah disini selalu tersedia dan tidak sampai habis,” kata Yuendri, saat dikonfirmasi media ini, Senin 8 November 2021.

BACA JUGA:   Tarif Rendah, Musisi Sampit Akan Naikan Harga Perform

Untuk memaksimalkan ketersediaan Darah di PMI, dirinya telah melayangkan ajakan kepada berbagai lembaga, baik pemerintah maupun swasta, organisasi dan berbagai komunitas untuk berpartisipasi menyumbangkan darahnya dengan datang ke UDD PMI Kotim.

“Kita tidak ingin sampai kehabisan stok, prinsipnya pihak yang membutuhkan darah tidak perlu datang ke PMI, cukup nunggu di rumah sakit, kita yang antar,” paparnya.

BACA JUGA:   Dishub Kotim Siapkan Mini Bus Wisata Ujung Pandaran, Tarif Subsidi

“Kita tidak ingin keluarga maupun pasien kalang kabut mencari darah ke sana kemari. Makanya dengan stok yang aman dan cukup, maka ketika dibutuhkan darah sesuai jenis yang diperlukan sudah tersedia untuk disalurkan,” pungkasnya. (Cha/beritasampit.co.id).