Seorang Petani Pengedar Sabu-sabu Diringkus Dalam Operasi Antik Polsek Parenggean Kotim

IST/BERITA SAMPIT - Tersangka JJ (39) beserta barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan peralatan pendukungnya, saat diamankan di Polsek Parenggean, Senin 8 November 2021.

SAMPIT – Seorang pria berinisial JJ (39) yang berprofesi sebagai petani, warga Kelurahan Parenggean, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, diringkus dalam operasi antik jajaran Polsek Parenggean atas keterlibatannya memiliki dan mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu, Senin 8 November 2021.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 7 paket yang dibungkus plastik klip berisikan sabu-sabu dengan berat sekitar 2,23 gram.

Kapolres Kotim AKBP. Abdoel Harris Jakin, melalui Kapolsek Parenggean AKP. Supriyono mengungkapkan, tersangka berhasil ditangkap berkat kerjasama masyarakat yang memberikan informasi, bahwa yang bersangkutan kerap melakukan transaksi narkoba di tempat tinggalnya.

BACA JUGA:   Desa Simpur Tetapkan Hanya 65 Penerima BLT Desa Tahun 2022

“Terlapor kita ringkus sekitar pukul 17.00 Wib Senin sore, di rumahnya. Saat digeledah petugas mendapatkan sabu yang disimpan di dalam tas kecil, dan barang tersebut diakui milik terlapor,” ujar Supriyono, Selasa 9 November 2021.

Dalam operasi antik ini polisi kemudian amankan tersangka beserta barang bukti berupa 7 bungkus plastik kecil berisi sabu-sabu dengan berat kotor 2,23 gram, 1 buah tas kecil warna hitam, 1 buah bong/alat hisap, 1 unit handphone dan uang tunai sebesar Rp. 2.450.000 yang diduga hasil penjualan, telah diamankan ke Polsek Parenggean, guna dilakukan sidik.

BACA JUGA:   Tim RSUD dr Murjani 'Suntik Mati' Pergerakan Tim Bappenda

“Dalam kasus ini terlapor kita sangkakan pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tutupnya. (Cha/beritasampit.co.id).