Hulu Sungai Tengah Kalsel Tetapkan Status Siaga Bencana

Rapat koordinasi penetapan status siaga bencana Pemerintah Kabupaten HST.//Ist-ANTARA/M Taupik Rahman;

BARABAI – Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel) ditetapkan status siaga bencana terhitung 10 November 2021 – 10 Maret 2022. Demikian hasil rapat koordinasi siaga bencana hidrometeorologi bersama Forkopimda setempat.

Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, H Mansyah Sabri , mengatakan, semua pihak harus waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di masa peralihan (pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan seperti saat ini.

BACA JUGA:   Tingkatkan Kesadaran Warga Tentang Pentingnya Prokes, Polres Barito Kuala Operasi Yustisi

Menurutnya, perlu langkah-langkah antisipasi bencana yang dilakukan misalnya, perlu sistem peringatan dini berbasis masyarakat dan perlu juga jenjang komunikasi berbasis masyarakat serta perlunya penetapan jalur evakuasi serta tempat pengungsian yang memadai, untuk meminimalisir jatuhnya korban.

“Kita telah belajar dari pengalaman masa lalu, yaitu adanya bencana banjir bandang melanda, itu menjadi cambuk bagi kita untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi bencana,” jelas Wabup H Mansyah Sabri, dikutip dari Antara, Kamis 11 November 2021.

BACA JUGA:   Kapolda Kalsel: Penangkapan oleh Densus 88 Upaya Pencegahan

Sementara itu, pada Januari 2021 dari 161 desa se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah, terdapat 76 desa yang terdampak banjir.

Di Desa Datar Ajab terdapat 114 rumah rusak berat yang  dihuni 399 jiwa dan rumah hilang 20 dihuni 82 jiwa.

(Ant/BS-65_beritasampit.co.id)