Kasus KDRT Pada Perempuan dan Anak di Palangka Raya Menurun

IST/BERITA SAMPIT - Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga.

PALANGKA RAYA – Kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Kota Palangka Raya saat ini perlahan menurun jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Intensnya kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak yang dilakukan Pemerintah Kota Palangka Raya menjadi salah satu faktor keberhasilan yang menekan angka kasus kekerasan tersebut.

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) Kota Palangka Raya mencatat, bahwa dari dua tahun terkahir, angkat kekerasan terhadap perempuan dan anak terus menurun.

BACA JUGA:   Pemprov Kalteng Optimalkan Sektor Perhubungan Laut

Kepala Dinas DPPKBP3APM Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan menyampaikan, kasus tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRDT) bagi perempuan maupun anak di Kota Palangka Raya semakin menurun dari tahun sebelumnya.

“Angka tindak kekerasan bagi perempuan maupun anak di Kota Palangka Raya semakin menurun, dari 20 kasus menjadi 14 kasus,” ungkap Sahdin Hasan belum lama ini di kantornya.

Pihaknya terus mengadakan sosialisasi dan melaksanakan berbagai kegiatan untuk mengurangi angka kekerasan pada perempuan dan anak. Pencegahan terhadap kekerasan pada anak terus disosialisasikan melalui jalur pendidikan, mulai dari tingkat PAUD sampai SMA.

BACA JUGA:   Hima Bartim Berbagi Tali Asih di Panti Asuhan El-Ministry

“Kami selalu aktif turut serta dalam melakukan pendampingan secara fisik maupun non fisik. Kami juga akan melakukan pendampingan menangani masalah tindak kekerasan, apabila rujukan secara fisik, ke fasilitas kesehatan kemudian pendampingan dilakukan juga secara psikis,” tutup Sahdin Hasan. M.Slh/beritasampit.co.id).