Tumbang Nusa Terendam, Motor Diangkut Pakai Pikap

ANGKUT : DIN/BERITA SAMPIT - Mobil warga saat mengangkut motor melewati Banjir

PALANGKA RAYA – Hujan deras yang melanda Kalimantan Tengah menimbulkan genangan dimana-mana. Tidak hanya di pemukiman, sejumlah ruas jalan juga digenangi air.

Di ruas jalan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, juga terendam air, Selasa 16 November 2021. Bahkan genangan air di jalan yang menghubungkan Palangka Raya – Banjarmasin tersebut mencapai lutut orang dewasa.

Kendaraan yang melintas di jalan tersebut harus antri untuk menghindari mogok di tengah genangan. Bahkan sepeda motor harus diangkut menggunakan mobil bak terbuka untuk melintasi genangan tersebut.

BACA JUGA:   BPN Palangka Raya selesaikan 1.636 Sertifikasi Lahan Masyarakat melalui Program PTSL

Sindi, salah seorang pengguna sepeda motor yang melintas mengaku harus mengeluarkan biaya Rp 20 ribu untuk menyebrang menggunakan mobil bak terbuka (Pikap).

“Tadi saya liat banyak motor yang mogok karena nekat. Jadi saya memilih amannya saja, naik feri (mobil bak terbuka-red),” katanya.

Sindi mengatakan bahwa dirinya dari Kota Palakka Raya mau menjenguk orang tuanya di Desa Jabiren, Pulang Pisau. “Mau ke rumah orang tua di Jabiren,” karanya.

BACA JUGA:   Danrem 102/Pjg Tekankan Jajarannya Tingkatkan Sinergitas antara TNI dan Polri

Sejumlah warga yang menggunakan mobil berukuran kecil juga memilih putar balik.

Meskipun masih bisa dilewati, namun pengendara diminta agar hati-hati. Sejumlah aparat dari kepolisian dan dinas perhubungan nampak mengatur arus kendaraan agar tidak terjebak banjir. (Din)