Wakil Ketua Komisi B DPRD Kobar Ubah Sampah Jadi Berkah

Man/BERITA SAMPIT : (Inzet) Wakil Ketua Komisi B DPRD Sutiyana saat uji coba pengembangan pengolahan sampah jadi maggot atau belatung, untuk pakan ternak dan ikan di dekat rumahnya.

PANGKALAN BUN- Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Sutiyana mulai uji coba kembangkan ternak maggot atau belatung yang bahan bakunya dari sampah.

Ketua KUD Tani Subur Desa Pangkalan Tiga Kecamatan Pangkalan Lada ini juga langsung melakukan uci coba ternak belatung, setelah dirinya mendampingi seluruh kepala desa dan camat, saat kunjungan kerja ke beberapa Kabupaten di Jawa Tengah (Jateng), awal November 2021.

“Saya sangat tertarik saat mendengar arahan dari Balai Pembibitan Ternak Sapi dan Kambing penghasil susu, bahwa pakan yang sangat potensial ternyata juga bisa dari sampah,” kata Sutiyana, disela-sela sedang membuat lokasi semacam kandang untuk ternak maggot Minggu, 21 November 2021.

BACA JUGA:   Kepala BPOM: Identifikasi Obat Kedaluwarsa dengan CEK KLIK

Politisi Partai Golkar ini juga mencontohkan sampah, kalau diolah banyak berkahnya, dan sampah untuk bahan baku belatung/maggot sangat sederhana dan mudah dicari.

“Yang penting sampahnya tidak boleh ada campuran dengan sampah pelastik atau sampah jenis logam, besi,” kata Sutiyana yang sudah seminggu lebih mengolah sampah untuk dijadikan belatung.

Menurutnya, maggot atau belatung memiliki protein hewani yang sangat tinggi. Karena sangat bermanfaat untuk dijadikan pakan ternak dan ikan seperti ikan lele atau patin dan Ikan Mas.

BACA JUGA:   Semakin Gawat! Narkoba Merenggut Masa Depan Generasi Muda Hingga Pelosok Desa

“Dari sebuah literature yang saya pelajari, ternyata kandungan protein dari maggot luar biasa mencapai 40 persen lebih. Dengan protein setinggi itu tentunya bisa jadi alternative pakan ternak dan ikan, yang sangat baik dan juga bisa membantu biaya secara efisiensi untuk ternak sapi,kambing dan budidaya ikan,” ujar Sutiyana.

Seraya menambahkan, kalau uji coba ternak maggot berhasil Sutiyana akan mengembangkan kepada warga masyarakat. Karena yang selama ini sampah menjadi masalah ternyata kalau diolah bisa mendatangkan berkah.

(man/beritasampit.co.id).