Mendagri Apresiasi Realisasi APBD Kobar Mencapai Rp 1,274 Triliun

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

PANGKALAN BUN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah karena telah berhasil per 15 November 2021 merealisasikan APBD sebesar Rp 1,274 Triliun atau 87,28 persen dari target Rp 1,454 Triliun.

Hal tersebut disampaikan Tito Karnavian saat memimpin rapat koordinasi (rakor) yang dilaksanakan secara virtual, dalam rangka mendorong percepatan realisasi APBD tahun 2021, serta pemulihan ekonomi nasional. Rapat diikuti Bupati Kobar Nurhidayah dari ruang rapat Kantor Sekretariat Daerah, Senin 22 November 2021.

Dengan tingginya APBD se-Indonesia, membawa Kabupaten Kobar menjadi salah satu dari 20 kabupaten/kota se-Indonesia dengan realisasi pendapatan terbesar.

BACA JUGA:   Bamsoet Lepas Penerbangan Perdana Asia Cargo Airlines di Bandara Internasional Kertajati

Menurut Tito Karnavian, percepatan realisasi APBN dan APBD akan berperan penting bagi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. “Kolaborasi bersama tentunya antara APBN dan APBD diharapkan bisa mendorong capaian pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Dijelaskan Tito, bahwa data capaian atau realisasi pendapatan di setiap daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota, langsung dihimpun oleh Kemendagri per 15 November 2021 terkait persentasi realisasi pendapatan APBD kabupaten se-Indonesia.

Dari 20 kabupaten, Kabupaten Sintang mencapai angka tertinggi dengan capaian 128,56 persen. Sementara Kabupaten Kobar menduduki peringkat ke-8 dengan capaian 87,28 persen.

Menanggapi hal ini, Bupati Kobar Nurhidayah mengapresiasi kinerja jajarannya yang telah bekerja keras mewujudkan target-target pendapatan yang telah ditetapkan. Kata Dia, capaian target pendapatan daerah ini penting untuk mendorong pelaksanaan berbagai program pembangunan.

BACA JUGA:   Mendagri Minta Kepala Daerah Sosialisasikan Peniadaan Mudik Nataru

“Optimalisasi belanja Pemerintah berperan besar di dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat yang sedang menghadapi pandemi. Hal ini sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat untuk mengoptimalkan belanja daerah, demi mendorong pergerakan ekonomi di masyarakat,” pungkas Nurhidayah.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kobar Suyanto, saat dikonfirmasi beritasampit.co.id, Selasa 23 November 2021 membenarkan hasil Pendapatan APBD per 15 November 2021 realisasi Rp. 1.274.710.275.115,92 atau 87,63 persen dari target Rp. 1.454.636.011.759,00. (Man/beritasampit.co.id).