12 Poktan di Barito Timur Terima Bantuan Bibit Karet B-260

Foto Arsip- Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menyadap karet perdana, hasil kebun karet pengembangan tanam karet rakyat pola bagi hasil di Desa Telang, Kecamatan Paju Epat, Senin 25 Maret 2019 lalu. ANTARA/Habibullah

TAMIANG LAYANG – Kepala Dinas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Trikorianto, menyerahkan bantuan bibit karet B-260 kepada 12 kelompok tani dengan total sebanyak 101.500 pohon.

Menurut dia, jenis bibit karet yang diberikan yakni B-260 mempunyai keunggulan, sehingga sangat menguntungkan bagi petani. Beberapa lokasi tanam karet jenis B-260 juga sudah matang atau siap sadap pada umur empat 48 bulan hingga 54 bulan.

Keunggulan lainnya adalah bibit ini memiliki produktivitas yang tinggi karena menghasilkan getah yang lebih banyak dibandingkan jenis lain sehingga bisa meningkatkan pendapatan petani karet.

BACA JUGA:   Bupati Barito Timur Respons Positif Peringatan Mensos Terkait Banjir

Sebanyak 12 kelompok tani yang menerima bibit B-260 tersebar di Kecamatan Paju Epat, Benua Lima, Dusun Timur, Dusun Tengah, Patangkep Tutui, dan Awang dengan luasan 203 hektare sesuai hasil verifikasi lapangan.

“Mereka yang menerima bibit karet akan dibantu kebutuhan pupuk dan obat-obatan selama perawatan sehingga tanaman karet tersebut dapat berproduksi sesuai target waktu yang diharapkan,” kata Trikorianto, dikutip dari Antara, Rabu 24 November 2021.

Dia juga meminta petani penerima bibit karet untuk benar-benar mengembangkan maupun merawat tanaman bibit karet agar setelah target massa tanam terpenuhi bisa dilakukan produksi.

BACA JUGA:   Bupati Barito Timur Targetkan Jalan Lingkar Luar Beraspal pada 2023

Dukungan terhadap pertanian komoditas karet ini diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur menjalankan visi misi daerah dalam program ekonomi kerakyatan di bidang pertanian, dengan harapan benar-benar dikembangkan, ditanam, dipelihara supaya petani sehingga pada lima tahun akan datang sudah bisa disadap dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Program ekonomi kerakyatan ini hendaknya bisa dimanfaatkan dengan maksimal sehingga benar-benar memberikan manfaat yang bisa membawa peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Barito Timur ke depannya,” kata Trikorianto.

(Antara/BS-65)