Anjungan Dukcapil Mandiri Diluncurkan, Bupati Kobar: Kita Utamakan Pelayanan Cepat

IST/BERITA SAMPIT - Bupati Kobar Hj. Nurhidayah didampingi Kadis Dukcapil Gusti M. Imansyah, sedang memperlihatkan salah satu dokumen hasil cetak dari mesin ADM.

PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah launching Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Barat.

Pembukaan ADM ini kedepan dapat memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan. Pada kondisi pandemi saat ini sangat relevan dalam mengurangi kerumunan ketika melakukan pelayanan. Pada kesempatan ini juga Bupati Kobar bersama Forkopimda Kobar memusnahkan KTP yang tidak digunakan lagi sebanyak 16.269.000 lembar.

Nurhidayah mengapresiasi inovasi yang mengutamakan kecepatan dalam pelayanan yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Pada saat ini siap jemput bola pelayanan sampai ketingkat desa.

“Kita mengutamakan pelayanan yang cepat untuk administrasi kependudukan. Di Kotawaringin Barat masih banyak masyarakat yang belum memiliki administrasi kependudukan. Dengan adanya gerakan inovatif ini, saya mengajak masyarakat silahkan untuk mengurus data administrasi kependudukannya,” tutur Nurhidayah usai acara, Selasa 22 November 2021.

BACA JUGA:   Dalam Satu Hari, Polsek Aruta Ciduk 2 Pelaku Narkoba di Kebun Sawit

Jadi saat ini, lanjut Dia, tidak ada lagi pihak ketiga yang mengurus atau calo. Karena Disdukcapil Kobar telah membuka diri dan Perjanjian Kerjasama (PKS) itu sudah sampai ke tingkat desa. “Jadi bagi Camat, Lurah, Kepala Desa untuk menginventarisir data kependudukan dan yang siap untuk jemput bola,” tegasnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kobar, Gusti M. Imansyah, mengatakan pelayanan yang dulunya secara manual, sekarang ada berbagai inovasi yang dilakukan pihaknya.

“Jadi agar pelayanan lebih cepat dapat diakses melalui jaringan internet. Dalam hal ini memudahkan instansi yang terkait untuk memerlukan data kependudukan, juga Dukcapil Kobar membuka semacam alat ATM yang bisa untuk pengambilan uang dan transaksi lainnya,” ungkap Gusti.

BACA JUGA:   Festival Pemuda Bantaran Sungai dan Lomba Dayung di DAS Arut Bernuansa Kearifan Lokal

Dijelaskannya, data administrasi kependudukan sangat diperlukan dari lahir hingga meninggal dan untuk keperluan diberbagai instansi, seperti untuk data kependudukan pada saat ini dinas tersebut juga telah menjalin kerjasama dengan RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Dinsos Kobar, Kejaksaan Negeri Kobar dan instansi lainnya.

“Untuk Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) merupakan sebuah alat yang dapat digunakan untuk mencetak yaitu, KK, KTP-el, KIA, Kutipan Akta Lahir dan Kutipan Akta Kematian serta Akta Pernikahan,” ungkap Gusti .

Yang lebih penting lagi lanjut Gusti, alat Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) dapat memutus mata rantai percaloan di Dukcapil, karena dengan mencetak di ADM maka antara pemohon dan pemberi layanan tidak bertemu. (Man/beritasampit.co.id).