Meski Sudah Dibuka, Wisata Tahura Tetap Terapkan Prokes yang Ketat

IST/BERITA SAMPIT - Objek wisata sungai luar Tahura.

BANJARMASIN – Meski sudah dibuka beberapa waktu lalu, objek wisata Sungai Luar Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) oleh Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel memastikan protokol kesehatan jadi fokus utama.

“Jika terjadi kembali peningkatan kasus Covid-19 maka akan kita tutup wisata Tahura Sultan Adam di Mandiangin dan Bukit Batu,” ucap Plt Kepala Dishut Kalsel, Fathimatuzzahra, saat dikonfirmasi Rabu 23 November 2021.

Fathimatuzzahra juga menegaskan, para pengunjung harus mematuhi sejumlah aturan salah satunya tetap menggunakan dan waktu kunjungan wisatawan juga tetap dibatasi.

BACA JUGA:   Kapolri dan Akpol 91 Salurkan Bantuan Korban banjir di Kabupaten HST Kalsel

“Waktu kunjungan dibatasi dari pukul 08.00 hingga pukul 18.00 WITA dan akan dipantau langsung oleh personel Tenaga Kontrak Pengamanan Hutan (TKPH) untuk menjaga keamanan bagi wisatawan yang datang ke objek Bukit Batu,” bebernya.

Kemudian, di Bukit Batu juga telah tersedia lahan parkir, tempat mencuci dan tempat sampah, demi kenyamanan pengunjung dan upaya mewujudkan kawasan wisata yang bersih.

BACA JUGA:   Kasus Pencucian Uang Bupati Hulu Sungai Utara, 12 Saksi Dipanggil KPK

“Sehingga para wisatawan yang datang tidak memarkir motor sembarangan di pinggir jalan dan merasa nyaman dengan kebersihan lingkungan wisata Bukit Batu,” ujarnya.

Sementara untuk keselamatan, Dinas Kehutanan Kalsel melarang pengunjung untuk berenang di area wisata Bukit Batu.

“Kita tahu sungainya yang cukup dalam dan membahayakan bagi pengunjung wisata, serta kita belum memiliki tenaga pengamanan yang berspesifikasi kemampuan penyelamatan dalam air,” pungkasnya. (Mery/beritasampit.co.id).