Simpul 98 Sebut Serangan Kepada Jaksa Agung adalah Koruptor Fight Back

Ketua Umum Simpul 98 Mangapul Silalahi.

JAKARTA– Jaksa Agung ST Burhanuddin diisukan menikah lagi dengan seorang ASN di lingkungan Kejaksaan Agung.

Atas kabar tersebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin pun sempat dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) karena diduga melanggar PP No 45 Tahun 1990.

Menanggapi hal itu, Simpul 98 memandangnya sebagai serangan balik koruptor. Jaksa Agung sedang mengkaji penerapan hukuman mati bagi koruptor Asabri dan Jiwasraya. Selain dua kasus besar tersebut Jaksa Agung juga akan segera menyidik kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu.

“Jadi, Kerja-kerja besar penegakan hukum oleh Jaksa Agung hari ini tentu membuat banyak orang gelagapan. Untuk itu mereka melakukan serangan personal terhadap Jaksa Agung. Kami mengingatkan kepada Jaksa Agung untuk jangan mundur selangkahpun dalam melakukan penegakan hukum karena barisan dan kekuatan rakyat bersama Jaksa Agung” Ketua Umum Simpul 98, Mangapul Silalahi, Kamis, (25/11/2021).

BACA JUGA:   Mendag: Dihadiri Presiden Joko Widodo, Indonesia Gelar National Day di World Expo 2020 Dubai

Selain penyidikan pelanggaran HAM Berat dan rencana realisasi hukuman mati bagi koruptor, Jaksa Agung juga sedang gencar membasmi mafia tanah dan Pelabuhan.

Menurut, Mangapul, Kerja Jaksa Agung ini patut diapresiasi, karena untuk menuntaskan berbagai problem mendasar di Republik Indonesia.

“Jadi ini semua berakibat pada serangan balik, untuk itu kami mengingatkan untuk jangan ragu hukum mati Benny Tjokro dan Heru Hidayat dalam Kasus Asabri dan Jiwasraya, Selesaikan kasus pelanggaran HAM berat dengan cara yudisial dan basmi mafia tanah dan pelabuhan” tutup Mangapuli.

BACA JUGA:   Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Mukhtarudin Dorong Pemda Optimalkan PeduliLindungi di Tempat Publik untuk Skrining

Diketahui sebelumnya Komite Jaga Adiyaksa melakukan aksi dibeberapa tempat untuk mencopot Jaksa Agung. Aksi ini mendapat kecaman keras dari Simpul 98 karena dipandang sebagai serangan balik koruptor dalam penegakan hukum.

(dis/beritasampit.co.id)