TBBR Kalteng Ingin Lestarikan Adat Budaya Dayak di Tiap Sub Suku

AUL/BERITA SAMPIT - Para pengurus DPW TBBR Kalteng

PALANGKA RAYA – Sebagai salah satu ormas kedaerahan yang fokus pada keberadaan adat istiadat Dayak di Kalimantan, Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) khususnya pengurus DPW Kalteng menyampaikan pesan dan edukasi.

Pesan itu tentang keberadaan Ormas TBBR di Bumi Tambun Bungai. Hal ini disampaikan Ketua Harian DPW TBBR Kalteng Kimang di hadapan awak media pada Kamis, 25 November 2021 di sebuah cafe bilangan jalan G. Obos Palangka Raya.

Bersama beberapa pengurus Kimang menjelaskan, kalau tujuan utama TBBR adalah melestarikan serta menjaga adat istiadat suku Dayak.

BACA JUGA:   Pemuda Pancasila Gelar Aksi Damai, Meminta Kejelasan Soal Ini

“Kami hadir di sini ingin mengangkat dan menjaga keragaman budaya dan adat Dayak dengan tetap menghargai perbedaan dari tiap adat dari sub suku Dayak yang ada,” ujar Kimang.

Dirinya juga menambahkan, kalau di setiap pengangkatan maupun pelantikan di tiap daerah di Kalimantan Tengah selalu memakai adat istiadat setempat.

“Contoh ketika terbentuk TBBR di daerah Barito Timur kita memakai adat Dayak Maayan, justru dengan hal-hal seperti ini khazanah keragaman di tiap sub suku Dayak semakin kaya dan terjaga,” tegas Kimang.

Beberapa orang pengurus DPW TBBR Kalteng juga menimpali kalau TBBR juga menerima siapa saja tanpa memandang agama dan suku selama bertujuan untuk mencintai adat dan budaya Dayak khususnya di Kalteng.

BACA JUGA:   BPS : Pertanian di Kalimantan Tengah Mengalami Peningkatan

“Kami juga ingin bersama-sama ormas yang ada di Kalteng untuk bersama membangun Kalteng dan mengangkat budaya Dayak agar bisa lebih dikenal,” ucap pria asal Kotawaringin Timur ini.

Terakhir, Kimang mengatakan, TBBR Kalteng siap menerima saran dan kritikan membangun. “Dan kita sudah terdaftar di Kemenkumham serta kami sudah melaporkan di tiap kesbangpol baik provinsi maupun kabupaten setempat,” pungkasnya. (Aulia Mirza /beritasampit.co.id).