Pemkab Kapuas Luncurkan Program Aplikasi Pahari

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, memberikan sambutan sekaligus meluncurkan dan membuka kegiatan Program Sistem Informasi Pemantauan Situasi Harian atau Pahari di Aula Kantor Bappeda Kapuas, Kuala Kapuas, Kamis 25 November 2021. ANTARA/Diskominfo Kapuas;

KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat, meluncurkan aplikasi Program Sistem Informasi Pemantauan Situasi Harian atau Pahari.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kapuas, Marlina Kasyfiatie, mengatakan, aplikasi yang telah tersedia di playstore tersebut dapat diunduh melalui smartphone. Tujuannya adalah untuk

menyediakan data maupun laporan secara cepat dan akurat melalui web maupun android, yaitu menyediakan data mengenai organisasi kemasyarakatan, partai politik serta jumlah kader partai politik, baik tingkat kecamatan maupun kabupaten. Selain itu, sebagai langkah awal untuk deteksi dini potensi konflik yang terjadi di masyarakat, baik dalam aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.

BACA JUGA:   Tancap Gas Hadapi Pemilu 2024, Gelora Kapuas Mulai Rekrutmen Caleg

“Pembuat aplikasi pahari ini. yakni CV Pinandu Informatika Banjarbaru. Mereka akan memberikan penjelasan terkait penggunaan aplikasi ini,” kata Marlina Kasyfiatie, dikutip dari Antara, Jumat 26 November 2021.

Dalam kegiatan peluncuran program aplikasi Pahari, juga dilakukan pelatihan yang dibuka langsung oleh Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat, dan dihadiri Forkopimda Kabupaten Kapuas, Kepala OPD lingkup Pemkab Kapuas, tokoh organisasi masyarakat, pemuda, pimpinan pondok pesantren dan para peserta dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas.

BACA JUGA:   Kunanto Terpilih jadi Ketua Karang Taruna Kapuas

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mengatakan, Aplikasi Pahari sangat berguna untuk memantau sejak dini situasi atau tanda-tanda yang mengarah kepada terjadinya konflik, yang mana akan dipantau setiap hari melalui aplikasi teknologi seperti aplikasi yang hari ini diluncurkan.

“Terpenting adalah kita harus melakukan tindakan preventif, deteksi dini ketika terjadi tanda-tanda yang mengarah kepada terjadinya konflik atau perselisihan, langsung harus diatasi dengan baik,” kata Ben Brahim.

(Ant/BS-65)