PGRI Mentawa Baru Ketapang Berharap PTM Bisa Kembali Normal

IST/BERITA SAMPIT - Momen kebersamaan Pengurus Cabang PGRI Mentawa Baru Ketapang, bersama para guru usai kegiatan Upacara Hut PGRI ke 76, yang digelar di SDN 3 Mentawa Baru Hulu. Senin 29 November 2021.

SAMPIT – Pandemi telah melandai, Pelajaran Tatap Muka (PTM) berangsur-angsur mulai membaik, dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan mengatur jadwal masuk sekolah siswa secara bergantian yang dilakukan masing-masing sekolah.

“Kami juga dari PGRI Mentawa Baru Ketapang mewakili dari sekolah-sekolah selalu menerapkan protokol kesehatan, dengan harapan tidak ada pandemi-pandemi baru, khususnya di Kotim ini, hingga semua nanti pelajaran tatap muka bisa kembali secara normal,”kata Ketua Pengurus Cabang PGRI Mentawa Baru Ketapang Triono, usai memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun PGRI ke 76 tahun dan Hari Guru Nasional, yang digelar di SDN 3 Mentawa Baru Hulu, Senin 29 November 2021.

BACA JUGA:   Pemkab Kotim Belum Jadwalkan Vaksinasi untuk Anak 6-11 tahun

Saat ini hampir seluruh sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur, khususnya di MB Ketapang telah menemukan langkah-langkah belajar tatap muka (PTM) dengan menerapkan masing-masing kebijakan seperti mengatur jadwal belajar siswa pagi dan siang.

“Ada juga yang melakukan sistem bergantian hari, seperti siswa pada sip pertama turun lada hari senin, dan yang sip kedua turun pada hari selasa,” paparnya.

“langkah selanjutnya untuk kedepannya, mudah-mudahan kegiatan PTM ini supaya bisa secara keseluruhan, serentak masuk pagi jadi tidak merepotkan semua pihak baik dari pihak sekolah maupun orang tua siswa,” lanjutnya.

Ditambahkan, makna yang diambil dari kegiatan upacara Hut PGRI ke 76 ini, Triono menginginkan dapat memberikan motivasi kepada para guru yang ada di Kecamatan MB Ketapang. PC PGRI sendiri juga telah mengambil langkah-langkah kebijakan untuk terus bisa peningkatan kemampuan dan kesejahteraan guru.

BACA JUGA:   Tim RSUD Murjani Gilas DPUPR Dengan Skor Telak 7-1

“Di musim pandemi ini dari kegiatan-kegiatan PGRI dan juga perpanjangan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Restek, sering mengadakan wibinar-wibinar dan sebagainya untuk pengayaan para guru. Mudah-mudahan makna Hut PGRI ini bisa terus memberikan semangat bagi bapak dan ibu guru yang mengajar di sekolah, dan terus memberikan sumbangsihnya menciptakan generasi penerus yang cerdas dan berkualitas untuk bangsa ini,” tutupnya.

(Cha/beritasampit.co.id)