Siapkan SDM Dalam Bisnis Kopi, Disnakertrans Lamandau Gelar Pelatihan

ANDRE/BERITA SAMPIT - Bupati Lamandau Hendra Lesmana saat menghadiri kegiatan pelatihan barista yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Lamandau di salah satu hotel di Lamandau.

NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar pelatihan bisnis pengolahan kopi, dengan mendatangkan pemateri dari Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah, Kota Palangka Raya.

Kegiatan pelatihan ini dalam rangka menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang bisnis pengolahan kopi sebagai salah satu produk pertanian yang sedang dikembangkan di Kabupaten Lamandau.

Bupati Lamandau, Hendra Lesmana usai membuka secara resmi kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa Pemerintah Daerah menyambut baik kegiatan pelatihan sebagai salah satu upaya meningkatkan SDM yang unggul di berbagai bidang.

BACA JUGA:   Apel Perdana 2022 Bersama ASN, Bupati Lamandau: Tingkatkan Disiplin Sebagai Abdi Negara dan Pelayan Masyarakat

“Saya mengapresiasi kegiatan soft skill yang diharapkan kedepan dapat menciptakan bartender atau barista kopi yang mampu berdaya saing dengan pasar pengolahan kopi,” katanya.

Kata Hendra, Pemerintah Daerah sedang berusaha meningkatkan produk berbasis lingkungan dengan cara mengembangkan komoditas baru di Lamandau, sehingga kegiatan pelatihan pengolahan kopi dan barista ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Bicara tentang kopi, kita Pemerintah Daerah berkeinginan tidak hanya masalah hilirnya saja, bahwa end produk kopi itu sampai seduhan untuk disajikanpun kita berupaya meningkatkan kualitasnya sehingga bernilai tinggi,” ucapnya.

BACA JUGA:   Pengunjung Objek Wisata Lamandau Meningkat, Kadis Pariwisata Optimis untuk Pemulihan Ekonomi

Untuk itu, lanjut Hendra, Pemerintah Daerah mendorong dengan pelatihan-pelatihan, akses permodalan dan juga pasar, sehingga diharapkan masyarakat Lamandau dapat bersama-sama menekuni bidang pengolahan kopi.

“Harapan kita, kedepan dengan interaksi sosial masyarakat yang semakin intens selepas pandemi, geliat UMKM di bidang kopi mulai tumbuh kembali,” pungkasnya. (Andre/beritasampit.co.id).