4 Tahun OFI Kampanye Orangutan, Pelopori Masyarakat Hijaukan Lingkungan (Bagian 01)

MAN/BERITA SAMPIT - Kampanye Orangutan sambil menanam bibit pohon yang digelar Jumat, 26 November 2021.

Oleh: Maman Wiharja (Wartawan beritasampit.co.id)

TIDAK TERASA, sudah 4 tahun Orangutan Foundation International (OFI) menggelar Kampanye Orangutan, yang pada awalnya dengan tujuan untuk melestarikan Orangutan karena, sesuai Undang-Undang Nomor 1990 tentang Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem pasal 21 ayat 2.

Orangutan “Dilarang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan memperniagakan atau memperjual belikan binatang /hewan yang dilindungi atau bagian-bagian lainnya dalam keadaan hidup atau mati”.

Undang-Undang nomor 1990 tentang Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem pasal 40 ayat 2 “Barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000 (Seratus juta rupiah)”.

Maka dengan Undang-Undang itulah, melalui Kampanye Orangutan OFI mengingatkan dan mengajak kepada masyarakat, bahwa Orangutan secara bersama-sama harus dilindungi dan dijaga kehidupannya agar orangutan semakin lestari di habitatnya di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

BACA JUGA:   Bupati Kobar: Penetapan PPKM Level 3 Masih Menunggu Instruksi Mendagri

Pantauan penulis, Senin, 13 Agustus 2018 Presiden OFI Prof. Dr. Birute Marry Galdikas didampingi Dorprawati telah berkunjung ke rumah kediaman Bupati Kobar Hj. Nurhidayah dan ke Gedung DPRD menemui Triyanto Ketua DPRD Kabupaten Kobar, untuk mendiskusikan program OFI akan menggelar Kampanye Orangutan.

Pada tahun 2018, melalui Kampanye Orangutan OFI telah banyak mengemas programnya, yakni menyosialisasikan keberadaan Orangutan ke tingkat Kelurahan, Desa, bahkan langsung berkunjung ke Sekolah-sekolah Tingkat TK, SD, SMP dan SLTA Sederajat se-Kabupaten Kobar, memprogramkan juga lomba melukis Orangutan tingkat TK dan SD, Kelas 1 sampai kelas 3 se-Kabupaten Kobar.

MAN/BERITA SAMPIT – Para pelajar diajak OFI untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan alam dengan menanam bibit pohon.

Kemudian pada Kamis, 16 Agustus 2018 Kampanye Orangutan dimulai ke Sekolah TK dan SD di Kota Pangkalan Bun. Untuk menumbuhkembangkan rasa cinta kepada orangutan, bukan hanya dengan sosialisasi dan kampanye.

“Tapi juga harus ikut peduli terhadap lingkungan hutan,agar habitat orangutan dimasa yang akan datang semakin luas dan terjaga,” kata Dorprawati selaku Pengelola Kampanye Orangutan.

BACA JUGA:   Polisi Dalami Dugaan Kasus Pencabulan di Kobar

Perlunya kampanye Orangutan agar anak-anak sedini mungkin dapat menyerap apa arti dari kasih sayang sesama ciptaan tuhan, yang selain manusia juga terhadap binantang khususnya kepada orangutan. Maka, anak-anak diberi dulu pemahamannya dengan berbagai cerita, tentang orangutan.

Setelah selesai menyampaikan power poin cerita tentang pelestarian alam dan kehidupan orangutan, digelar lomba lukis untuk anak-anak tersebut.

Bagi yang lukisannya bagus maka diberi hadiah, buku tulis dan buku khusus tentang “Alam Orangutan” dan tujuan kampanye hari yang telah dilaksanakan.

Lanjut Dorprawati salah satunya adalah untuk melahirkan anak-anak bangsa khususnya yang berada di Kotawaringin Barat untuk menjadi Ibu birute -birute muda.

“Ibu Birute yang usianya sudah senja, salah satu pahlawan penyelamat orangutan di dunia, patut kita banggakan kepada anak-anak agar sedini mungkin anak-anak mengetahui bahwa di Kabupaten Kobar ini, ada sosok seorang wanita yang berhasil menyelamatkan kehidupan orangutan yang nyaris punah di dunia,” terang Dorprawati. (BERSAMBUNG)*******