Dewan Soroti Banyaknya Mahasiswa Belum Laporkan Pertanggungjawaban Dana Bantuan Pendidikan

LULUS/BERITA SAMPIT - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Murung Raya, Ahmad Tafruji, SP.

PURUK CAHU – Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Murung Raya, Ahmad Tafruji menyoroti banyaknya mahasiswa di Kabupaten Mura yang penerima bantuan dana pendidikan atau kuliah belum melaporkan pertanggungjawaban dana bantuan yang dikeluarkan oleh Pemkab Mura.

“Masih banyaknya ditemukan mahasiswa penerima bantuan yang tidak bisa membuat, menyiapkan dan melaporkan pertanggungjawaban dana bantuan pendidikan atau kuliah. Sehingga berakibatkan rendahnya realisasi pada komponen anggaran tersebut,” Kata Tafruji saat menyampaikan pandangan umum Fraksi, Kamis 2 Desember 2021.

BACA JUGA:   Ketua Komisi I DPRD Mura Akui Banyak Masyarakat Sulit Cari Pekerjaan

Dirinya meminta penjelasan dinas teknis yang menangani program bantuan itu apa saja kendala. Sehingga, para mahasiswa tersebut belum melaporkan pertanggungjawaban dana itu. Supaya kedepannya tidak terjadi keterlambatan realisasi anggaran terkait penyaluran dana dimaksud.

Diketahui, bahwa program tersebut dalam rangka menguatkan sektor pendidikan bagi masyarakat untuk 10 orang mahasiswa per desa/kelurahan untuk jenjang D-2, D-3, S-1 dan S-2 dengan jumlah sasaran 1.250 orang dibantu sebesar Rp.12.500.000/Tahun selama periode 2019 sampai dengan 2023.

BACA JUGA:   Kaum Milenial Jangan Malu Jadi Petani

Sedangkan bantuan biaya pendidikan itu dibebani dari APBD Murung Raya yang setiap tahunnya dikucurkan oleh Pemda setempat dengan nilai hampir Rp. 15. 625.000.000 pertahunnya. (Lulus/beritasampit.co.id).