TNI/Polri dan Warga Balangan-Kalsel Bersihkan Sampah Bekas Banjir

Anggota TNI/Polri di Kecamatan Juai membantu warga membersihkan areal sungai dari sampah-sampah setelah banjir, Jumat 3 Desember 2021. ANTARA/Ragil Darmawan.

PARINGIN – Personel Polsek dan Koramil bersama warga Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, membersihkan sampah yang menumpuk di sungai usai banjir yang baru-baru ini terjadi.

Kapolsek Juai, Ipda Paisal Kadapi, mengatakan, gotong royong tersebut diikuti oleh angota TNI/Polri, Personel BPBD Balangan, aparat desa dan warga setempat.

“Salah satu desa yang kami bersihkan adalah Desa Marias RT 04. Kami secara bersama bahu-membahu membersihkan tumpukan sampah di bawah jembatan penghubung antar desa,” kata Ipda Paisal, dikutip dari Antara, Jumat 3 Desember 2021.

BACA JUGA:   Banjir Rendam Enam Desa di Hulu Sungai Tengah, Kalsel

Terkait beberapa desa di wilayahnya yang juga mengalami musibah banjir, pihaknya telah memerintahkan kepada masing-masing anggota Bhabinkamtibmas untuk aktif membantu masyarakat yang terkena musibah.

Kegiatan gotong royong ini, kata dia, merupakan semangat kebersamaan pihaknya untuk membangun kembali sarana dan prasarana yang rusak setelah banjir di Kecamatan Juai, dengan harapan kembali meningkatkan kelancaran ekonomi masyarakat.

Camat Juai Nanang Edward mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mendata kerusakan rumah warga dan kerugian materi lainnya melalui bidang terkait.

Terkait pembersihan areal sungai, informasi yang telah ia terima melalui kepada desa setempat pada Kamis 2 Desember 2021, bahwa akan dilaksanakan pembersihan areal sungai dari sampah-sampah yang ditimbulkan akibat banjir.

BACA JUGA:   Peluncuran Album Balahindang Dindang Banua, Taman Budaya Kalsel Gelar Konser 12 Lagu Banjar

“Hal tersebut langsung kami koordinasikan dengan Muspika dan dinas terkait untuk segera ditindaklanjuti, kami langsung mengirim relawan dengan dibantu TNI dan Polri,” kata Nanang.

Pembersihan areal sungai dimulai dari pagi sampai siang belum selesai, mengingat banyaknya sampah-sampah yang tersendat di sebuah jembatan gantung. Pembersihan pun akan dilanjutkan pada sore hari.

(Antara/BS65)