Basarnas Cari Tiga ABK Kapal Batu Bara Tenggelam di Perairan Kukar

Basarnas Kaltim saat persiapan menuju lokasi kapal tenggelam di Anggana, Selasa 7 Desember 2021 malam. ANTARA/Basarnas Kaltim & Kaltara

TENGGARONG/KUKAR – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kaltim dan Kaltara melakukan operasi pencarian tiga anak buah kapal (ABK) pengangkut batu bara yang diduga tenggelam di Perairan Tanjung Pemerung, Desa Sepatin, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)

“Kapal tenggelam saat akan balik ke muara sungai, terkena angin dan gelombang besar yang masuk ke depan kapal sehingga Kapal Motor Bunga Lestari 09 hilang kendali dan tenggelam di perairan laut,” kata Kepala Basarnas Kaltim & Kaltara Melkianus Kotta di Kukar, Rabu 8 Desember 2021.

Dikatakan pula bahwa ketiga ABK dikabarkan hilang usai kapal mereka yang memuat 30 ton batu bara tenggelam di lokasi kejadian. Tercatat ada enam orang di atas kapal tersebut dan tiga orang dinyatakan selamat.

BACA JUGA:   Mensos Berikan Satya Lencana Kebaktian Sosial Kepada 11 Tokoh

Usai mendapatkan informasi atas tenggelamnya kapal pengangkut batu bara itu, personel Basarnas Kaltim menuju ke lokasi kejadian pada hari Selasa (7/12) sekitar pukul 20.35 WITA dan tiba pukul 22.18 WITA.

Tim SAR yang sudah di lokasi kejadian, mulai dari Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Polsek Anggana, hingga masyarakat setempat.

Basarnas Kaltim yang membawa rescue dmaxrescue truck, peralatan SAR air dan selam lengkap, serta peralatan medis.

BACA JUGA:   BKKBN Perkuat Kerja Sama dengan Kemenag dan BRIN untuk Tuntaskan Stunting di Indonesia

Disebutkan pula bahwa tiga orang yang dinyatakan selamat diketahui bernama Darmansyah (24) warga Desa Sepatin; Anggana, Ansar Anca (21) warga Mangkupalas, Samarinda; dan Alam (30) Samarinda.

Tiga ABK lainnya sedang dalam pencarian. Semuanya berjenis kelamin laki-laki bernama Sanggu (30) dan Wawan (29), keduanya warga Mangkupalas, Samarinda. Seorang lagi bernama Akbar (30) warga Sangasanga, Kukar.

“Sampai saat ini ketiga ABK yang belum ditemukan itu masih dalam pencarian pihak Basarnas dan tim sukarelawan lainnya,” tutur Kepala Basarnas Kaltim & Kaltara.

(Antara)