Pemuda Panca Marga Kobar akan Bentuk Relawan Peduli Covid-19

IST/BERITA SAMPIT - Ketua PPM Kobar Irwanudin

PANGKALAN BUN – Meningkatkan perhatian dan kesadaran masyarakat terhadapan protokol kesehatan sebagai alat paling ampuh mengusir virus corona alias Covid-19.

Pimpinan Cabang Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dalam waktu dekat akan memprogramkan membentuk Kelompok Relawan Peduli Covid-19 (KRPC-19).

“Untuk berbuat sesuatu, demi kemaslahatan masyarakat tidak ada istilah terlambat, selama kita masih hidup sehat masih bisa untuk berusaha,” ujar Ketua PPM Kobar Irwanudin, Rabu, 8 Desember 2021.

Kemudian lanjut Irwanudin, yang juga salah seorang Jurnalis senior di Kabupaten Kobar, menambahkan sampai sekarang Covid-19 masih ada. Agar tidak terus menerus mnyerang manusia, diperlukan adanya perhatian semua pihak untuk bersama-sama mencegah ancaman Covid-19.

BACA JUGA:   Ketua Golkar Kalteng: Tahun 2024 Partai Golkar Harus Punya 10 Bupati 1 Wali Kota

Menurutnya, rencana pembentukan Kelompok Relawan Peduli Covid-19 akan merekrut dari semua elemen masyarakat, khususnya para pemuda-pemudi yang rela dan ikhlas jadi relawan Covid-19.

“Tujuannya dibentuk KRPC-19 antara lain untuk membantu pemerintah mempertahankan Kabupaten Kobar tetap zero covid-19, sekaligus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan, dan menggiring masyarakat yang belum divaksin segera divaksin,” ungkap Irwanudin.

BACA JUGA:   Pertama di Kalteng, Anak Usia 6 - 11 Tahun Mulai Divaksinasi di Kobar

Dijelaskan Irwanundin, nantinya para anggota Kelompok Relawan Peduli Covid-19 akan disosialisasikan keberbagai pihak terkait yang membutuhkan tenaga relawan, misal pada acara ada pihak tertentu yang menggelar vaksinasi massal.

“Kami salut kepada pemerintah, khususnya kepada Pemkab Kobar selama kurun waktu 2 tahu terus berupaya mencegah penularan virus corona, dan setelah program vaksinasi berjalan, sampai sekarang dari total 203.286, telah mencapai 169.408 yang telah divaksin dosis pertama, atau 83,335 persen. Dan vaksinasi dosis kedua 97.207 peserta, atau 47,818 persen,” kata Irwanudin.

(man/beritasampit.co.id).