Penyerahan BLT Dana Desa Rubung Buyung Tuntas 12 Bulan Pertama di Cempaga

SIMBOLIS : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Penyerahan BLT-DD Rubung Buyung secara simbolis disaksikan Kapolsek Cempaga, Babinsa Koramil 1015-11 Cempaga, Kepala Desa, pendamping lokal desa dan pendamping desa.

SAMPIT – Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama 12 bulan tahun 2021, akhirnya tuntas.

“Tidak terasa sudah 12 bulan bapak/ibu menerima BLT-DD, Desember 2021 adalah penyerahan bantuan yang terakhir. Kami tidak tahu apakah tahun 2022 akan datang BLT-DD diperpanjang lagi,” ucap Sekcam Yustiarno mewakili Camat Cempaga pada saat memberikan sambutan di balai desa setempat, Rabu 8 Desember 2021.

Dia menjelaskan, penyaluran BLT-DD untuk KPM ini sebenarnya adalah dana rencana untuk pembangunan infrastruktur jalan di Desa Rubung Buyung, kemudian dana pembangunan itu dialihkan untuk membantu warga desa yang terdampak Covid-19 selama 12 bulan.

BACA JUGA:   Ciri Pelajar Pancasila, Begini Penjelaskan Bupati Kotim

“Mudah-mudahan tahun 2022 mendatang Covid-19 tidak ada lagi, kami sampaikan mulai hari ini di Kecamatan Cempaga tidak ada yang terpapar Covid-19. Kami harapkan tetap terapkan protokol kesehatan,” saran Ustiyanur.

Sementara itu, Kepala Desa Rubung Buyung Mohamad Irson menuturkan, awalnya jumlah penerima manfaat sesuai musyawarah desa (Musdes) terdata sebanyak 105 KPM, seiring perjalanan waktu jumlahnya berkurang.

BACA JUGA:   Massa Aksi Tekon Kecewa, Pimpinan Daerah Kotim "Hilang"

“Hasil Musdes yang terdata 105 KPM BLT-DD, karena perjalanan waktu jumlahnya berkurang, ada 5 KPM yang meninggal dunia dan tidak bisa dialihkan, bantuan itupun telah kami kembalikan ke negara,” ujar Irson.

Dia menambahkan, setiap KPM menerima Rp 300 ribu per bulan selama 12 bulan terhitung Januari-Desember 2021. Besaran dana desa yang dikucurkan untuk membantu warga Desa Rubung Buyung terdampak Covid-19 selama 12 bulan Rp 300 juta lebih. (ifin/beritasampit.co.id).

(Visited 1 times, 1 visits today)